Kamis, 09 Nov 2017 10:30 WIB

Aduan Pornografi di Internet Mendominasi Sepanjang 2017

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi. Foto: Muhammad Ridho Ilustrasi. Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Beberapa hari ini, masyarakat dihebohkan dengan adanya konten berbau pornografi berformat GIF di WhatsApp. Konten negatif nyatanya memang paling banyak diadukan oleh masyarakat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Berdasarkan data yang dihimpun Kominfo dari berbagai sumber aduan, seperti melalui email Trust+, situs aduankonten.id, sampai jalur WhatsApp untuk kurun waktu Januari hingga September 2017, mereka menerima 47.209 aduan.

Jumlah aduan tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 6.357. Sebagai catatan, pada 2016 Kominfo menyediakan jalur pelaporan lewat email saja, tahun ini ditambah jalur pelaporannya melalui situs dan aplikasi pesan instan.

Aduan konten negatif di internet ini, Kominfo mengelompokkan menjadi 12 kategori. Sepanjang tahun ini pula, kategori pornografi merajai jumlah yang dilaporkan dibandingkan kategori lainnya, yakni 15.234 aduan.

Kemudian disusul secara berurutan SARA/Kebencian 15.064 aduan, Hoax 7.493 aduan, Perjudian 3.507 aduan, Penipuan Online 1.968 aduan, Radikalisme/Terorisme 1.322 aduan, Obat-Obatan dan Kosmetik Ilegal 629 aduan, Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual 553 aduan, Investasi Ilegal 173 aduan, Kekerasan 109 aduan, Keamanan Internet (Malware/Virus/Phising) 101 aduan, Kekerasan/Pornografi Anak 35 aduan, dan kategori Lain-Lain 636 aduan.

Aduan Pornografi di Internet Mendominasi Sepanjang 2017Aduan konten negatif. Foto: Kominfo

Selain itu, Kominfo juga menyertakan konten yang melanggar nilai sosial budaya dengan jumlah 115 aduan dan konten yang memfasilitasi diaksesnya konten negatif ada 32 aduan. Untuk yang dinormalisasi secara keseluruhan ada 238.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza mengatakan, meningkatnya jumlah aduan ini bukan kerena faktor ditambahnya fasilitas pelaporan seperti lewat jalur situs aduankonten.id maupun WhatsApp, melainkan lebih meningkatnya kesadaran masyarakat untuk peran aktif mengatasi konten negatif di internet.

"Meningkatnya aduan ini, menurut saya karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan konten negatif yang mereka temukan di internet," ujarnya Noor saat dihubungi detikINET, Kamis (9/11/2017).

(yud/yud)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • photo 10 Ponsel Unik Android

    10 Ponsel Unik Android

    Senin, 24 Sep 2018 12:45 WIB
    Di tengah momen ultah ke-10 Android sebagai sistem operasi komersial, berikut 10 ponsel unik yang tercatat menggunakan OS itu, seperti dirangkum Android Police.
  • Kisah Bapak Android Dimaki-maki Steve Jobs

    Kisah Bapak Android Dimaki-maki Steve Jobs

    Senin, 24 Sep 2018 12:41 WIB
    Kecaman Jobs pada Android dan pendirinya diulas dalam buku Fred Vogelstein berjudul 'Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started a Revolution'.
  • Ponsel Pertama Android Cuma Punya RAM 192 MB

    Ponsel Pertama Android Cuma Punya RAM 192 MB

    Senin, 24 Sep 2018 12:00 WIB
    Ponsel pertama Android adalah HTC G1 atau sering disebut HTC Dream. Ia diperkenalkan pertama kali pada awal tahun 2008 dan dijual menjelang akhir tahun itu.
  • Selamat Ulang Tahun Android!! 20Detik

    Selamat Ulang Tahun Android!!

    Senin, 24 Sep 2018 11:47 WIB
    Sistem operasi Android memasuki usia ke-10 tahun pada 23 September. Wah, selamat ulang tahun ya sistem operasi besutan Google!
  • Android dari Masa ke Masa

    Android dari Masa ke Masa

    Senin, 24 Sep 2018 11:25 WIB
    Android kini berusia 10 tahun, sejak versi komersial pertamanya diluncurkan pada September 2008. Yuk simak perjalanan berbagai versi Android dari masa ke masa.