Gugatan diajukan ke pengadilan Intellectual Property Courts di Beijing dan Shanghai, menuding Meizu terus saja menggunakan teknologi Qualcomm tanpa izin di handset produksinya. Paten yang dipermasalahkan beragam, termasuk yang berhubungan dengan teknologi 3G dan 4G.
Qualcomm dan Meizu telah bernegosiasi sekitar setahun tapi tak berujung titik temu. Lebih dari seratus vendor smartphone telah melakukan kesepakatan lisensi dengan Qualcomm, tapi Meizu belum termasuk. Qualcomm pun menuding Meizu sengaja mengulur-ulur waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meizu mencoba mengambil keuntungan tidak fair dan tidak pantas dari kompetitornya. Maka dengan menyesal, kami harus ke pengadilan untuk melindungi hak kami dan yang lebih penting, menjaga fairness dan level playing field," tambah Dan.
Dari pihak Meizu memang mereka mengakui telah memakai paten Qualcomm. Namun mereka minta harga yang masuk akal dan ingin melihat kesepakatan antara Qualcomm dengan vendor lain.
"Kami mau bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan, tapi kami ingin harga yang adil dan masuk akal. Kami perlu melihat kesepakatan lisensi yang lain jadi kami bisa menentukan kalau deal dengan Meizu fair," kata Li Nan, Vice President Meizu. (fyk/ash)