Pada 2009, Apple mengajukan gugatan melawan perusahaan komunikasi asal Meksiko atas hak dagang iPhone. Perusahaan tersebut memiliki produk bernama 'iFone' yang jika diucapkan terdengar mirip dengan 'iPhone'.
iFone sendiri seperti dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (4/11/2012) berhak atas trademark ini sejak 2003. Artinya, empat tahun sebelum Apple berupaya mendapatkan hak atas trademark iPhone di Meksiko, sebelum meluncurkannya iPhone pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putusan pengadilan Meksiko nantinya bisa saja melarang Apple berjualan iPhone di sana. Namun meski Apple dan iFone masih dalam proses pengadilan, peluncuran iPhone 5 di Meksiko tampaknya tidak mengalami kendala.
Untungnya, trademark iPhone dan iFone didaftarkan dalam kelas yang berbeda. Artinya lebih dari satu perusahaan bisa saja memiliki trademark yang sama selama spesifikasinya berbeda.
Dilaporkan The Verge, Apple memegang trademark iPhone di Meksiko di bawah spesifikasi 'Class 9' dan 'Class 28'. Kelas ini meliputi perangkat gaming elektronik.
Sementara iFone, trademarknya didaftarkan di bawah 'Class 38'. Kategori ini meliputi layanan telekomunikasi. Sengketa terjadi ketika Apple berupaya mengikuti trademark Class 38 milik iFone. Kuasa hukum Apple menilai iFone tidak secara aktif menggunakan trademarknya ini.
Lebih dari itu, Apple sendiri memang dikenal sangat menjaga setiap lini brand-nya. Tak heran jika perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini berupaya mengamankan trademark yang dianggap 'mengancam' sebanyak mungkin.Β
(rns/fyk)