Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Setelah 'iPad', Giliran 'Snow Leopard' Digugat

Setelah 'iPad', Giliran 'Snow Leopard' Digugat


- detikInet

OS X Snow Leopard
Jakarta - Setelah polemik penggunaan nama merek 'IPAD' kelar di China, kini Apple kembali tersandung masalah baru di Negeri Tirai Bambu. Kali ini menimpa salah satu versi sistem operasi untuk komputernya.

Adalah perusahaan bahan kimia Jiangsu Xeubao yang melaporkan Apple ke pengadilan. Mereka komplain dengan penggunaan nama Snow Leopard di versi OS X yang dirilis pada tahun 2009 lalu.

Dikutip detikINET dari The Next Web, Selasa (3/7/2012), menurut perusahaan itu nama Xeubao yang dipakai di belakang nama perusahaan adalah bahasa China yang mempunyai arti Snow Leopard juga. Memang Apple menjual produknya itu tidak menggunakan bahasa China, tapi ternyata bukan itu permasalahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, menurut CEO of Jiangsu Xuebao, diketahui Apple mencoba mendaftarkan Snow Leopard ke dalam kata China sebagai merek dagang pada tahun 2008, tapi ditolak oleh kantor merek dagang. Dia mengatakan ini adalah bukti bahwa Apple melanggar merek dagang.

Uniknya, Jiangsu Xuebaoi menuntut Apple dengan sejumlah permintaan yang tidak muluk-muluk. Mereka hanya menginginkan Apple untuk meminta maaf dan membayar kerugiaan sebesar USD 80,645 atau sekitar Rp800 ribu saja!

Belum ada tanggapan dari pihak Apple mengenai gugatan yang sidangnya akan digelar pada 10 Juli mendatang di Shanghai.

Sebelumnya, Apple membayarkan 'uang damai' sebesar USD 60 juta atau sekitar Rp 563 miliar kepada Proview, perusahaan yang mengklaim punya hak atas nama iPad di China. Proview menggugat Apple ke pengadilan yang sempat berujung pada dilarangnya peredaran iPad di sebagian wilayah China.


(ash/ash)




Hide Ads