Microsoft pun meminta International Trade Commisions (ITC) melarang peredaran beberapa ponsel besutan Motorola di Amerika Serikat. Vendor software terbesar di dunia ini yakin permohonan mereka akan dikabulkan.
"Motorola telah melanggar paten kami dan kami yakin bahwa ITC akan memenuhi keinginan kami," kata David Howard, Deputy General Counsel for Ligation Microsoft.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Motorola sendiri menyatakan akan melawan komplain Microsoft tersebut. Terlebih, mereka juga sedang menggugat Microsoft terkait persoalan paten yang lain.
"Kami juga melakukan aksi legal di Amerika Serikat, dan di Eropa untuk pelanggaran skala besar Microsoft pada paten Motorola Mobility," demikian pernyataan Motorola yang detikINET kutip dari Mobiledia, Rabu (24/8/2011).
Jika Microsoft kalah, mereka akan makin sulit mencuri market share Android. Sedangkan jika Motorola yang kalah, bisa merugikan Google yang akan segera mengakuisisinya. Apalagi salah satu alasan pembelian Motorola oleh Google adalah banyaknya paten yang dimiliki.
(fyk/ash)