Otoritas India minta penyedia layanan telekomunikasi setempat menunda layanan pushmail di handset Nokia, sampai tersedianya sistem monitoring email. Nokia diminta memenuhi seluruh persyaratan sekuriti sebelum menggelar layanan.
"Sesuai pandangan biro intelijen, Departemen Telekomunikasi meminta penyedia layanan telekomunikasi untuk tidak meluncurkan layanan pushmail/powermail tanpa menyediakan fasilitas monitoring," kata Departemen Dalam Negeri India yang dikutip detikINET, Minggu (17/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
India sendiri termasuk pasar terbesar bagi Nokia. Meski mendapat banyak tekanan dari pesaing, mereka masih nomor satu di sana. Jadi kemungkinan besar Nokia bakal menuruti kemauan pemerintah untuk menjaga pasarnya.
Sebelumnya, pemerintah India juga meminta Research in Motion selaku produsen BlackBerry membuka akses layanan datanya, termasuk layanan Messenger dan email internet BlackBerry. Sampai sekarang, negosiasi mereka belum juga rampung.
(fyk/wsh)