"Setahun kepemimpinan Tifatul di Kominfo malah bikin Kominfo jadi keblinger," ketus Heru Nugroho, salah satu pengusaha yang berkutat di bidang penyediaan akses jaringan internet (ISP) dan konten multimedia, kepada detikINET, Selasa (26/10/2010).
"Yang diributin soal blocking situs porno melulu. Padahal soal pornografi di internet, cuma bikin persoalan di generasi muda saja. Buat orang-orang seumuran saya, itu bukan problem serius, kecuali bagi Tifatul," masih kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heru yang berkecimpung cukup lama di industri internet merasa kecewa karena sejumlah pelanggaran yang benar-benar ilegal dan mengganggu tatanan industri, justru terkesan terabaikan. Kalah pamor dibanding pemberantasan situs-situs porno.
"Nah, sedangkan website yang jelas-jelas dan terang-terangan menyediakan fasilitas download gratis untuk film, musik, dan lainnya yang jelas-jelas ilegal, malah didiamkan saja," beber Heru.
"Mendownload musik di gudang****.com, misalnya, itu bagi siapapun, mau itu anak-anak sampai kakek-kakek, mau dia penjahat sampai kyai, mendownload musik atau film ilegal kan sama dengan perbuatan kriminal. Yang begitu malah didiamkan saja," lanjut dia.
"Jadi, prinsipnya, Tifatul masih belum tahu mana yang harus dilakukan. Dia masih sebatas melakukan yang perlu-perlu dia lakukan. Ya, namanya juga politisi," tandas Heru.
Apa pendapat Anda soal Kinerja Setahun Kementerian Komunikasi dan Informatika? Sampaikan dalam fitur Pro - Kontra di detikINET!
(rou/wsh)