Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Teror Undian di Depok
Waspadai Penipuan Berkedok Telkomsel!
Teror Undian di Depok

Waspadai Penipuan Berkedok Telkomsel!


- detikInet

Jakarta - Telkomsel mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan program berhadiah dari sang operator seluler. Sejauh ini, program undian dari Telkomsel hanyalah Telkomsel Poin.

Imbauan ini disampaikan Deputy Vice President Corporate Secretary Telkomsel, Aulia Ersyah Marinto, ketika dikonfirmasi soal kasus penipuan yang kali ini terjadi di Depok, Jawa Barat.

"Dalam hal ini kami mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati terhadap usaha-usaha penipuan yang berkedok undian atau program-program hadiah," ujarnya kepada detikINET di Jakarta, Selasa (19/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aulia menegaskan, tidak benar ada program undian berhadiah seperti yang terjadi di Depok. Sebab sampai saat ini Telkomsel hanya mengeluarkan program loyalti Telkomsel Poin yang diundi empat kali dalam setahun.

"Dan setiap kali pengumuman kami menekankan bahwa pemenang tidak dipungut biaya apapun dan pemenang dihubungi langsung dan diumumkan melalui situs www.telkomsel.com," lanjut dia.

Jadi apabila ada pihak yang menyebutkan program dan mekanisme selain Telkomsel Poin, Aulia mengimbau masyarakat agar segera menghubungi kantor-kantor pelayanan Telkomsel terdekat.

"Satu cara jitu agar tidak terlanjur tertipu adalah mendatangi kantor pelayanan Telkomsel atau dapat menghubungi call center 24 jam 7 hari seminggu, gratis melalui 111 untuk pelanggan kartu Halo dan 116 untuk pelanggan kartu As dan Simpati," jelasnya.

Penipuan dengan iming-iming hadiah kembali terjadi. Beberapa warga Depok merasa resah dan jengkel dengan 'teror' telepon dari penipu berkedok Telkomsel dengan modus memberikan hadiah sepeda motor.

Dengan bahasa yang tertata baik dan sopan, sang penipu yang menelepon mengabarkan bahwa calon korbannya memenangi undian secara acak dalam rangka HUT ke-15 Telkomsel. Hadiahnya satu unit sepeda motor Mio.

"Dia bilang, syaratnya tiga: fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan bon pembelian voucher pulsa Telkomsel senilai Rp 100 ribu sebanyak lima buah," tutur salah satu calon korban yang untungnya terhindar dari aksi penipuan.

(rou/wsh)







Hide Ads