Dalam aksi simpatiknya di Bandung Elektronik Center (BEC), Koordinator Administrasi Timnas HKI Ansori Sinungan memberikan penjelasan serta pentingnya
kesadaran akan HaKI kepada toko-toko penjualan komputer ataupun ponsel. Tak hanya itu, secara simbolik pula, Ansori menempelkan 3 jenis poster tentang HaKI,
"Diharapkan penjual dan pembeli lebih hati-hati dan peduli terhadap HKI serta hanya menjual barang-barang yang original," kata pria yang juga menjabat sebagai Direktur Kerjasama dan Pengembangan Direktorat Jenderal HKI, Departemen Hukum dan HAM ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat soal pentingnya menghargai kekayaan intelektual milik para pencipta inventor serta pemilik hak cipta,"
tegasnya.
Sebelumnya, pada periode Februari hingga Juni 2009, Timnas HKI melakukan kampanye bagi kalangan industri tentang pentingnya menggunakan software
berlisensi.
Di tepat yang sama, Audrey Kurnia, Center Manager PT Bandung Arta Mas, Istana Bandung Electronic Center mengatakan bahwa dari 600 lebih tenan yang mengisi gedung perbelanjaan yang ada di Jalan Purnawarman ini semuanya sudah mematuhi aturan hukum yang berlaku.
"Ada lebih dari 600 tenan yang mengisi tempat kami. Sebanyak 400 untuk toko ponsel dan 200 untuk komputer. Semua kita berlakukan sama dan kita minta mereka untuk mengikuti hukum yang berlaku di Indonesia," terangnya.
(afz/ash)