Menurut perwakilan BSA Indonesia Donny A. Sheyoputra, terdapat 35-40 perusahaan yang merespon Piagam HKI dalam tempo 2 bulan sejak diluncurkan di Bandung, Jawa Barat.
"Ada 20 perusahaan telah mendapat Piagam HKI, sedangkan 20 perusahaan lainnya masih dalam proses audit untuk mendapat Piagam HKI," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (11/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi perusahaan yang dinyatakan lulus audit, akan mendapat sertifikat atau PIAGAM HKI yang berlaku selama setahun. Nama perusahaan yang telah mendapatkan sertifikat itu akan tercantum atau terdaftar dalam situs atau web portal Piagam HKI BSA yang beralamat di www.piagamhki.org.
Proses audit ini sayangnya tidak gratis, besarnya biaya tergantung dari jumlah komputer yang diaudit. Minimal biaya untuk komputer kurang dari 20 unit dikenakan biaya US$ 50, sedangkan biaya maksimal untuk lebih dari 500 komputer dikenakan biaya US$ 500.
Menurut Donny, kenaikan partisipasi perusahaan yang ingin memiliki Piagam HKI ini menandakan bahwa para pengusaha merasa perlu dan penting untuk memiliki Piagam HKI. Sebab hal itu bisa mendukung kelangsungan usahanya ke depan.
"Sebab, memiliki Piagam HKI jauh lebih efisien daripada pengusaha yang bersangkutan ditindak polisi karena menggunakan piranti lunak bajakan," tukasnya.
(ash/fyk)