KONSULTASI CYBERLIFE
Dewi Widya Ningrum
Dewi Widya Ningrum
Dewi Widya Ningrum adalah seorang mantan jurnalis, ia pernah bekerja di beberapa media online besar di Indonesia sejak awal 2005 hingga akhir 2015. Sejak 2008, Dewi yang suka travelling ini juga aktif membantu kampanye program Internet Sehat yang digagas oleh ICT Watch.

Dewi dapat dihubungi via email dew.ningrum[at]gmail.com atau blogwww.dewningrum.com
Kamis, 16 Jun 2016 10:19 WIB

KlinikINET

Kirim SMS Online Lewat Website, Aman Gak Sih?

Konsultan: Dewi Widya Ningrum - detikInet
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Saya kadang suka mengirim pesan SMS secara online lewat website. Apakah aman menggunakan layanan ini karena terdapat nomor seluler yang kita gunakan untuk mengirim? (lti)

Jawaban:

Saat ini ada banyak website yang menyediakan layanan pengiriman SMS secara gratis. Sebagian orang memilih menggunakan layanan ini karena gratis, pulsa di ponsel jadi tidak terpotong. Namun apakah mengirim SMS lewat layanan ini dijamin aman? Jawaban paling pas menurut saya adalah: tidak ada sistem yang 100% aman. Sistem yang diklaim paling aman saja masih ada kemungkinan untuk ditembus.

Karena itu faktor perlindungan keamanan harus diperhatikan ketika mengirim SMS via web browser. Salah satunya pastikan website tersebut sudah menggunakan Secure Socket Layer (SSL) untuk keamanan transmisi, nama domainnya ditandai dengan HTTPS, bukan HTTP.

Tanpa implementasi keamanan yang tepat, pesan SMS yang ditransmisikan pada jaringan internet tidak dienkripsi. Sehingga isi pesan dapat disadap selama transmisi. Pesan ini bahkan dapat dilihat atau diubah oleh pengguna yang memiliki akses ke sistem.

Adanya software mata-mata, seperti Flexispy, juga memungkinkan penyusup secara otomatis dapat merekam semua pesan SMS yang masuk dan keluar, dan kemudian mengupload log-nya ke remote server untuk kemudian dilihat dan dianalisis.

Selain itu, jangan pernah memberitahukan user login ID dan password dari layanan SMS yang Anda gunakan kepada orang lain.

Saat mengirim pesan SMS melalui internet, tidak dianjurkan untuk menggunakan jaringan Internet publik. Jika mengirim SMS dengan menggunakan PC/komputer, pastikan PC/komputer yang digunakan tidak dibiarkan/ditinggal tanpa pengawasan.

Waspadai pula SMiShing (SMS Phishing). Modusnya mirip seperti aksi phishing lewat email, namun pelaku menjebak korban lewat ponsel dengan menyebarkan pesan SMS palsu. Pengguna yang terjebak mengklik URL dalam pesan tersebut akan diarahkan ke website tertentu lalu men-download aplikasi malware ke ponsel mereka.

Bagaimanapun, kita harus menerapkan sistem keamanan berlapis untuk melindungi data dan privasi kita. (jsn/ash)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar gadget, fotografi, internet security dan cyberlife.

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed