Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
75% Game PS3 Kini Bisa Dimainkan di PC

75% Game PS3 Kini Bisa Dimainkan di PC


Anggoro Suryo - detikInet

PS3 Slim
Ilustrasi PS3. Foto: Dok. Sony
Jakarta -

Emulator RPCS3 yang dulunya dianggap mustahil untuk menghadirkan game PlayStation 3 ke PC ini, kini mampu menjalankan sebagian besar game PS3. Pencapaian ini hadir tepat ketika Sony perlahan mulai menghapus sejarah game fisik lewat kebijakan barunya yang hanya berfokus pada format digital.

Tim pengembang RPCS3 telah mengonfirmasi bahwa 75 persen dari seluruh game PlayStation 3 kini berstatus dapat dimainkan di PC. Emulator ini mencapai tonggak sejarah tersebut seiring dengan upaya konsisten para pengembangnya yang terus menghadirkan fitur baru, perbaikan, dan pengoptimalan kode. Tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan kompatibilitas dan keandalan di berbagai sistem komputer yang semakin beragam.

Berdasarkan data kompatibilitas yang tersedia secara publik di situs web proyek tersebut, daftar resminya kini mencatat 75,33 persen game berada dalam status dapat dimainkan, yakni sebanyak 2.681 dari total 3.559 judul game yang dilacak. Artinya, ribuan game tersebut dapat dimainkan dari awal hingga akhir dengan performa yang baik dan tanpa gangguan atau kesalahan teknis yang parah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sementara itu, 22,93 persen lainnya masuk dalam kategori ingame, di mana game bisa dimasukki namun masih mengalami masalah serius atau performa yang buruk. Hanya tersisa 1,71 persen game yang terhenti di menu awal, dan 0,03 persen sekadar bisa dimuat dengan layar hitam. Angka game yang dapat dimainkan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak Januari lalu yang masih berada di angka 70 persen.

Daftar kompatibilitas ini juga menyertakan fitur pencarian praktis yang memungkinkan pengguna memeriksa status emulasi game favorit mereka. Keberhasilan mencapai angka 75 persen menegaskan seberapa jauh proyek ini telah berkembang sejak pertama kali dimulai pada tahun 2011.

Meski begitu, sisa seperempat dari daftar tersebut masih dihuni oleh beberapa game eksklusif PlayStation 3 yang paling populer. Beberapa rincian hambatannya antara lain:

  • Judul game besar seperti God of War III, Metal Gear Solid 4, dan The Last of Us masih tertahan di kategori dalam game.
  • Game-game berat ini sebenarnya sudah bisa ditamatkan oleh para pemain berdedikasi, namun membutuhkan perangkat keras kelas atas dan tambalan (patch) khusus untuk mendongkrak pengalaman emulasinya.
  • Prosesor utama PlayStation 3 didasarkan pada Cell Broadband Engine, sebuah prosesor 64-bit kompleks yang menggabungkan berbagai elemen komputasi dan beberapa koprosesor khusus.
  • Sebelum kehadiran RPCS3, melakukan emulasi yang tepat terhadap prosesor Cell ini telah lama dianggap sebagai sesuatu yang mustahil.

Seiring berjalannya waktu, RPCS3 memperkenalkan beberapa kemampuan canggih yang membantu mengatasi kerumitan emulasi Cell dan elemen arsitektur PS3 lainnya. Rilis modern saat ini telah mendukung pemasangan dan proses booting dari firmware resmi PS3, kemampuan menyimpan progres game, dan banyak lagi. Berkat implementasi antarmuka pemrograman aplikasi (API) Vulkan pada tahun 2017, performa beberapa game melonjak hingga mendekati 400 persen, membawa banyak judul game ke status dapat dimainkan.

Keputusan Sony matikan game fisik

Tim RPCS3 menyatakan bahwa peningkatan kompatibilitas dengan lebih banyak game membawa emulator ini semakin dekat dengan tujuan utamanya, yakni melestarikan seluruh pustaka game PS3. Momen pencapaian ini terasa sangat tepat. Pada 1 Juli lalu, Sony mengonfirmasi bahwa produksi cakram fisik untuk semua game PlayStation baru akan dihentikan pada Januari 2028.

Kebijakan tersebut akan membuat perilisan game di masa depan hanya tersedia dalam format digital, yang tentunya akan jauh lebih sulit untuk dilestarikan bagi generasi gamer berikutnya.

Sony juga mengumumkan bahwa toko resmi untuk PlayStation 3 dan PS Vita akan ditutup secara bertahap. Penutupan dimulai di Meksiko, Honduras, dan Nikaragua pada Agustus 2026, disusul pasar Amerika Latin dan Timur Tengah pada akhir tahun tersebut, lalu ditutup sepenuhnya untuk seluruh negara pada Juli 2027 atau sekitar enam bulan sebelum penghentian produksi cakram fisik.

Meski Sony berjanji bahwa game yang telah dibeli sebelumnya akan tetap dapat diunduh di masa mendatang, janji tersebut tidak dijamin akan berlaku selamanya. Terlepas dari itu, komunitas pelestari game diharapkan telah menyimpan semua salinan digital dari berbagai game yang dibutuhkan untuk mesin-mesin klasik tersebut, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Jumat (17/7/2026).



(asj/fay)


TAGS






Hide Ads