Daftar Isi
Handheld fan kini bukan lagi sekadar alat pengusir gerah. JisuLife Ultra 2 mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda lewat konsep 5-in-1, menggabungkan kipas genggam, powerbank senter, blower, hingga inflator dalam satu perangkat.
Kami menggunakan JisuLife Ultra 2 selama beberapa hari untuk menemani aktivitas di Jakarta, mulai dari perjalanan dengan transportasi umum, bekerja di kafe, hingga membersihkan keyboard laptop. Hasilnya, perangkat ini memang terasa lebih seperti gadget multifungsi dibanding kipas portable biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desain Premium, Praktis Dibawa
Kesan pertama saat menggenggam JisuLife Ultra 2 adalah build quality yang premium. Bodinya menggunakan material metal dengan finishing yang terasa kokoh sekaligus nyaman digenggam.
Dimensinya sekitar 5,3 x 1,6 x 2,9 inci, sehingga masih mudah dimasukkan ke dalam tas kecil atau saku jaket. Bobotnya memang sedikit lebih berat dibanding kipas portable pada umumnya, tetapi masih nyaman dibawa sehari-hari.
JisuLife Ultra 2 punya LED untuk menampilkan kapasitas baterai dan level kencangnya tiupan angin Foto: Adi FR/detikINET |
Salah satu detail yang kami sukai adalah hadirnya layar LED digital yang menampilkan persentase baterai secara real-time. Fitur sederhana ini sangat membantu untuk mengetahui kapan perangkat harus diisi ulang.
JisuLife juga menambahkan sakelar fisik (toggle switch) yang berfungsi mencegah kipas menyala sendiri saat berada di dalam tas.
Bukan Sekadar Kipas
Hal yang membuat Ultra 2 menarik adalah banyaknya fungsi yang ditawarkan.
1. Kipas dengan Angin Sangat Kencang
Ultra 2 dibekali motor berkecepatan 43.000 RPM dengan klaim kecepatan angin hingga 17-19,2 meter per detik. Bahkan di beberapa spesifikasi global disebut mampu mencapai 75.000 RPM pada mode tertentu.
Pengguna bisa memilih 100 level kecepatan. Pada level rendah, anginnya sudah cukup untuk digunakan di ruangan ber-AC atau kantor.
Sementara pada level tertinggi, hembusan anginnya benar-benar terasa sangat kuat. Bahkan saat digunakan di luar ruangan dengan suhu sekitar 32-35 derajat Celsius, anginnya masih mampu memberikan efek sejuk.
JisuLife Ultra 2 Foto: Adi FR/detikINET |
2. Power Bank 9.000 mAh
JisuLife Ultra 2 juga berfungsi sebagai power bank berkapasitas 9.000 mAh. Perangkat ini mendukung reverse charging hingga 18W PD melalui USB-C, sehingga cukup membantu ketika smartphone kehabisan baterai saat bepergian.
Pengisian ulang Ultra 2 sendiri membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.
3. Senter
Fitur berikutnya adalah flashlight dengan tiga tingkat pencahayaan ditambah mode SOS. Meski bukan pengganti senter profesional, fitur ini cukup berguna ketika listrik padam, mencari barang di tempat gelap, atau saat berkemah.
JisuLife Ultra 2 bisa dimanfaatkan untuk membersihkan keyboard Foto: Adi FR/detikINET |
4. Blower dan Pembersih Debu
Keunggulan lain yang jarang ditemui pada handheld fan adalah hadirnya magnetic attachment. Dalam paket penjualan tersedia beberapa nozzle yang bisa dipasang secara magnetik, seperti nozzle bulat untuk blower, nozzle pipih, hingga inflator.
Saat dicoba membersihkan keyboard laptop dan sela-sela ventilasi, tekanan anginnya cukup efektif mengusir debu tanpa perlu menggunakan kaleng compressed air.
5. Inflator Mini
Nozzle inflator juga bisa dimanfaatkan untuk mengisi angin berbagai benda kecil seperti pelampung, bantal leher perjalanan, atau mainan anak. Memang bukan pengganti pompa listrik berukuran besar, tetapi sangat praktis untuk penggunaan darurat.
JisuLife Ultra 2 punya senter dengan pencahayaan cukup terang Foto: Adi FR/detikINET |
Selama beberapa hari penggunaan, JisuLife Ultra 2 terasa sangat cocok untuk aktivitas perkotaan. Saat digunakan di perjalanan menuju kantor pada cuaca panas, level 30-50 sudah cukup memberikan kesejukan. Anginnya terasa fokus, tidak menyebar seperti kipas murah.
Saat bekerja, perangkat ini juga berguna untuk membersihkan debu di laptop maupun sela-sela kamera. Kami juga sempat menjatuhkan perangkat ini secara tidak sengaja dari meja. Untungnya bodi metalnya tetap kokoh dan seluruh fungsi masih berjalan normal.
Untuk daya tahan baterai, klaim hingga 25 jam memang bergantung pada tingkat kecepatan kipas. Dalam penggunaan campuran pada level menengah, Ultra 2 mampu menemani aktivitas hampir seharian tanpa perlu diisi ulang.
Meski menawarkan banyak fungsi, JisuLife Ultra 2 tetap memiliki beberapa kekurangan. Pada mode Storm atau kecepatan maksimum, suara motor menjadi cukup bising dan bodi sedikit bergetar. Hal ini masih bisa dimaklumi mengingat tenaga angin yang dihasilkan sangat besar.
Selain itu, aksesori magnetic attachment perlu dijaga dengan baik karena ukurannya kecil dan mudah terselip.
JisuLife Ultra 2 Foto: Adi FR/detikINET |
Opini detikINET
JisuLife Ultra 2 berhasil membuktikan bahwa handheld fan tidak harus memiliki satu fungsi saja. Perangkat ini menawarkan kombinasi kipas bertenaga, power bank, blower, inflator, dan senter dalam desain yang ringkas.
Harga yang ditawarkan memang tidak murah. Namun jika melihat kualitas material, performa angin, serta banyaknya fungsi tambahan, Ultra 2 terasa layak dipertimbangkan bagi pengguna yang sering bepergian, commuting, traveling, maupun membutuhkan gadget serbaguna dalam aktivitas sehari-hari.






