Kreatif banget, seorang YouTuber asal China bernama Xiao Ningzi berhasil menggabungkan PS5, Xbox Series S, dan Nintendo Switch 2 dalam satu perangkat. Dirinya memberi nama karyanya ini sebagai Ningtendo PXBOX 5.
Ningzi membagikan kreasinya ini dalam sebuah video berdurasi 16 menit di kanal YouTube-nya pada 7 November 2025. Dalam video berjudul "I Built a PS5 + Xbox + Switch2 All-in-One", ia dan timnya membagikan proses pembuatanya mulai dari sketsa, membongkar setiap konsol, menyatukannya, hingga memainkannya.
Ketika proses menguliti PS5, Xbox Series S, dan Nintendo Switch 2, Ningzi hanya mengambil komponen utama yang bertugas menjalankan game dan membuang sistem pendingin serta power supply-nya (PSU). Kemudian dirinya membuat satu kipas yang ukurannya cukup besar, untuk mendinginkan ketiga konsol itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai PSU, Ningzi sempat khawatir ini akan menjadi sesuatu yang rumit. Awalnya ia berencana mendesain sakelar tiga arah untuk mengaktifkan ketiga konsolnya. Namun menurutnya itu akan mendatangkan banyak masalah dan prosesnya sangat kompleks.
Setelah melakukan perhitungan yang cukup matang terkait daya yang dibutuhkan PS5 dan Xbox, Ningzi memutuskan menggunakan satu PSU 250 W dan tidak jadi membuat sakelar. PSU ini pun bisa menjalankan tugas berat tersebut selama hanya satu game yang berjalan pada satu waktu.
"Selain itu, motherboard PS5 dan Xbox Series S menggunakan daya DC 12V, sehingga dapat dihubungkan secara paralel langsung. Untuk Switch 2, saya hanya membutuhkan transformator plus pemicu PD USB-C untuk mengkonversi daya," ujar Ningzi.
Lalu Nintendo Switch 2 diberikan perlakukan khusus agar dapat menggabungkannya dengan PS5 dan Xbox. Ningzi mengakalinya dengan membuat dock baru menggunakan mesin printer 3D, untuk menaruh motherboard konsol kepunyaan Nintendo ini.
Setelah berhasil menggabungkannya, ia menutupnya dengan casing dengan sedikit ornamen cahaya RGB. Lalu sentuhan ajaib yang terakhir adalah sebuah tombol power yang berbentuk segitiga di bagian atas perangkat. Saat tombol ini ditekan, dapat beralih dari satu konsol ke konsol lainnya dalam proses yang cukup cepat, karena hanya membutuhkan waktu sekitar tiga detik.
Sebagai tambahan informasi, semua game yang Ningzi mainkan di sini bentuknya digital. Hal ini lantaran perangkat yang dibuatnya tidak dilengkapi dengan tempat kaset. Bagi yang penasaran dengan proses pembuatannya, bisa simak videonya berikut ini.
(hps/afr)