Valve Galak, 10 Pro Player Dota 2 Ini Diblokir dari Seluruh Kompetisi

Valve Galak, 10 Pro Player Dota 2 Ini Diblokir dari Seluruh Kompetisi

ADVERTISEMENT

Valve Galak, 10 Pro Player Dota 2 Ini Diblokir dari Seluruh Kompetisi

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 22 Des 2022 12:30 WIB
Valve blokir 10 pro player Dota 2 dari seluruh kompetisi yang mereka adakan. Hal ini lantaran pemain-pemain tersebut melakukan sharing account.
Valve blokir 10 pro player Dota 2 dari seluruh kompetisi yang mereka adakan. Hal ini lantaran pemain-pemain tersebut melakukan sharing account. (Foto: Twitter virtus.pro)
Jakarta -

Valve blokir 10 pro player Dota 2 dari seluruh kompetisi yang mereka adakan. Hal ini lantaran pemain-pemain tersebut melakukan sharing account.

Informasi ini disampaikan oleh akun Twitter PGL Esports beberapa hari lalu. Mereka pun menyebutkan deretan nama, yang di antaranya pasti tidak asing lagi di kalangan penggemar game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) besutan Valve.

Hasil pantauan detikINET, Kamis (22/12/2022), ada satu nama yang sedang naik daun, di mana baru saja menandatangani kontrak dengan tim Virtus.pro. Dikenal dengan nama Kamil Biktimirov, ia memiliki nama panggung Koma dan sempat menyentuh 11 ribu MMR pada bulan Mei 2021 lalu.

Terkait hal ini, CEO Virtus.pro, Nikolai Petrossian, telah memberikan tanggapannya. Dirinya pun mengaku kaget dan miris melihat pemainnya masuk ke dalam daftar hitam Valve dan PGL.

"Permainan yang adil, integritas, dan sportivitas - ini adalah nilai-nilai yang saya yakini secara pribadi dan VP dibangun di atas dasar dan prinsip yang sama," kata Petrossian.

Berikut deretan nama yang telah mendapatkan banned dari Vave, seperti yang diumumkan PGL Esports pada 18 Desember 2022 lalu.

10 Pro Player yang di Blokir Valve

  1. Paradise'
  2. Keintseru
  3. SuperNova
  4. Illusion
  5. Lilskrip
  6. Koma`
  7. Chambl
  8. Limtless
  9. [T]SA
  10. deihra

Dari pernyataan yang disampaikan, kalau daftar pemain di atas tak hanya dilarang berkompetisi di ajang bergengsi milik Valve. Akan tetapi, kehadirannya juga tidak akan diterima di turnamen yang diselenggarakan oleh PGL.

Seperti yang diketahui oleh banyak gamer, baik PGL maupun Valve, menjadi penyelenggara yang menaungi 95% skema kompetitif resmi Dota 2. Sehingga dengan diblokirnya 10 pemain itu, mereka hanya bisa mengikuti 5% sisanya, di mana itu sangat jarang terselenggara.

Sebagai tambahan informasi, untuk praktik sharing account, para pelanggar ini berbagi akun dan menyamar menjadi pemain lain, atau istilah yang biasa dikenal dengan sebutan joki. Tujuannya sendiri untuk membantu tim melewati babak kualifikasi terbuka, dan saat ini belum diketahui apa turnamen yang dimaksud.



Simak Video "Bangga! Timnas Dota 2 Indonesia Juara di IESF Bali 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT