Mantap! Jadi Atlet Esports di Indonesia Sekarang Lebih Aman & Nyaman

Mantap! Jadi Atlet Esports di Indonesia Sekarang Lebih Aman & Nyaman

ADVERTISEMENT

IESF Bali 2022

Mantap! Jadi Atlet Esports di Indonesia Sekarang Lebih Aman & Nyaman

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 07 Des 2022 21:16 WIB
Jadi atlet esports di Tanah Air semakin aman dan nyaman. Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mengungkapkan soal regulasiterkait perlindungan atlet esports.
Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mengungkapkan soal regulasi terkait perlindungan atlet esports. (Foto: PBESI)
Jakarta -

Sekarang jadi atlet esports di Tanah Air jadi lebih aman dan nyaman. Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mengungkapkan soal regulasi, untuk melindungi hak dan kewajiban para penggiat ekosistem ini.

Kepala Bidang Hukum dan Legalitas PBESI, Yudistira Adi pratama, menyampaikan ada aspek lain yang menjadi perhatian, seperti kontrak kerja, liga, turnamen, keanggotaan, perwasitan, sponsor, anti-doping, dan lain sebagainya. Ia mengungkapkan, kalau hal ini berangkat dari keresahan yang menghantui esports, contohnya hadiah yang tidak dibayar oleh penyelenggara kepada pemenang.

"Kami menyadari fungsi dari adanya regulasi sangat esensial. Regulasi ini kami buat untuk mengakomodasi isu-isu di bidang esports serta membantu para atlet menangani permasalahannya," ujat Yudistira, berdasarkan informasi yang diterima detikINET, Rabu (7/12/2022).

Dari pernyataan Pengacara Esports K-Case Lawfirm, Rafi Andiansyah, sebenarnya regulasi tersebut merupakan pengembangan dari aturan sebelumnya. Ia mengaku bila ini sudah dikaji dengan baik, dan melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia, komunitas, klub esports, serta seluruh stakeholder terkait.

"Seringkali regulasi dianggap ribet oleh masyarakat karena kesadaran masyarakat belum tumbuh. Namun sejak dibentuknya PBESI, kesadaran itu perlahan mulai timbul. Tentu regulasi ini tidak serta merta bisa langsung diterapkan, butuh proses asimilasi dan penyesuaian," kata Rafi.

Ditanya bagaimana pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat, Kabid Humas PBESI, Ashadi Ang, pun menjelaskan kepada detikINET. Menurutnya, hingga kini pihaknya sudah dan terus melakukan edukasi terkait regulasi ini.

"Pendekatan yang kita lakukan tentu saja akan disesuaikan dengan audiens yang punya latar belakang beragam. Namun intinya, kami akan berupaya untuk terus menyampaikan pesan bahwa regulasi bukan untuk mempersulit, tetapi justru untuk memberikan perlindungan atas dipenuhinya hak dan kewajiban seluruh ekosistem," kata Ashadi.

Dirinya menegaskan, jika regulasi dipatuhi, maka bakal membawa manfaat. Lanjut, Ashadi menerangkan, dengan begitu para atlet esports dapat terjamin haknya.

Sedikit informasi, Media Talk dengan tema pembahasan soal Hukum dan Regulasi dalam Esports ini, menjadi salah satu agenda Indonesia Esports Summit 2022. Acara tersebut digadang-gadang menjadi salah satu pagelaran esports terbesar di Tanah Air, di mana sudah dimulai sejak 2-11 Desember 2022, di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali.



Simak Video "Hajar Kamboja, Indonesia ke Grand Final Mobile Legends IESF Bali 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT