Beda dari Minecraft, Epic Games Tak Larang NFT Dalam Game

ADVERTISEMENT

Beda dari Minecraft, Epic Games Tak Larang NFT Dalam Game

Panji Saputro - detikInet
Senin, 25 Jul 2022 11:41 WIB
Epic Games
Beda dengan Minecraft, Epic Games Tidak Larang NFT di Dalam Game (Foto: istimewa)
Jakarta -

Tim Sweeney, CEO Epic Games, mengungkapkan tidak akan mengikuti jejak Minecraft terkait pelarangan NFT di dalam game. Menurutnya, pengembang harus bebas memutuskan bagaimana membangun game mereka.

"Lalu, pemain bebas memutuskan apakah akan memainkannya. Saya percaya toko dan pembuat sistem operasi tidak boleh ikut campur, dengan memaksakan pandangan mereka ke orang lain. Kami pasti tidak akan melakukannya," jawab Sweeney, dikutip detikINET dari postingan di Twitter, Senin (25/7/2022).

Hal tersebut disampaikannya, ketika seorang pengguna Twitter mention namanya pada salah satu postingan, terkait Mojang Studios yang melarang kehadiran NFT di game mereka, yakni Minecraft. Kendati begitu, ternyata Sweeney, memberikan jawaban yang bertolak belakang dari apa yang disampaikannya pada tahun lalu.

Seorang pengguna lainnya mengaitkan jawaban Sweeney, dengan postingan pada tanggal 27 September 2021. Kala itu, dirinya dengan lugas mengungkapkan bahwa Epic Games tidak akan menyentuh NFT.

"Kami tidak akan menyentuh NFT, karena seluruh bidang saat ini terjerat dengan penipuan yang rumit, fondasi teknologi desentralisasi, dan penipuan lainnya," ujar Sweeney (27/9).

Pernyataan yang dilontarkan Sweeney menjadi kontradiktif, antara ia mendukung atau menolak keberadaan NFT. Sejumlah akun pun mendukung dan tidak dengan lainnya.

Sementara itu, Mojang Studios, selaku developer game sandbox, Minecraft, sebelumnya memang memberikan tanggapan mengenai NFT. Mereka dengan tegas melarang kehadiran NFT di dalam game garapannya.

"Untuk memastikan bahwa pemain minecraft memiliki pengalaman yang aman dan inklusif, teknologi blockchain tidak diizinkan berada di dalam client dan server kami. Termasuk skin, item atau mod tidak boleh digunakan," ujar Mojang.

Raksasa video game tersebut menegaskan, bahwa mereka memiliki aturan, di mana Minecraft akan tetap menjadi komunitas, tempat setiap orang memiliki akses konten yang sama.

"Namun, NFT dapat membuat model kelangkaan dan pengecualian yang bertentangan dengan pedoman kami dan semangat Minecraft," jelas Mojang.



Simak Video "Kominfo Blokir Steam, PayPal, Counter-Strike hingga Dota"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT