Apex Legends Banned 2.000 Pemain Curang Jelang Season 10

Apex Legends Banned 2.000 Pemain Curang Jelang Season 10

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 04 Agu 2021 20:31 WIB
apex legends
Apex Legends Banned Lebih Dari 2.000 Pemain Curang Menjelang Season 10 (Foto: Electronic Arts)
Jakarta -

Respawn Entertainment, selaku developer Apex Legends, mengumumkan telah melarang pemain yang melakukan kecurangan. Lebih dari 2.000 akun telah dibanned.

Hal ini terjadi menjelang peluncuran update season 10. Sebanyak 2.086 pemain menyalahgunakan dua cheat berbeda dalam game.

Pertama adalah mengeksploitasi jumlah Ranked Point (RP), di mana angkanya tidak berkurang ketika kalah dengan melakukan dashboarding. Kedua, membohongi sistem, memungkinkan pemain berpangkat tinggi masuk ke dalam pertandingan di tier rendah, dengan tujuan untuk farming level, dikutip detikINET dari Comicbook, Rabu (4/8/2021).

Informasi larangan ini, disampaikan oleh akun Twitter Conor Ford dari Respawn Entertainment, di mana jumlahnya berasal dari pemain PC, PS4, Nintendo Switch dan Xbox.

"Ini adalah larangan pertandingan yang memiliki jangka waktu berbeda, tergantung tingkat penyalahgunaan metode curangnya. Sangat disayangkan melewatkan season baru dengan hal seperti ini. Kembali lagi lain waktu dan nikmati permainannya," kata Ford.

Ia juga menambahkan bahwa pemain harus belajar mengikuti aturan. Para penggemar yang memainkan Apex Legends, mungkin akan senang mendengar bahwa developer menganggap serius sebuah kecurangan.

Untuk praktek kecurangannya pun sederhana, dashboarding hanya perlu keluar dari game sebelum permainan berakhir. Umumnya, tindakan tidak sportif tersebut, dilakukan ketika tim pemain terindikasi menuju kekalahan.

Tujuannya sudah jelas, agar mereka tidak terkena pengurangan angka RP. Sehingga, dapat mempertahankan peringkat, meskipun timnya mengalami kekalahan.

Sedangkan kecurangan yang kedua, memberikan kerugian bagi mereka dengan peringkat rendah. Hal ini mengingat, dari segi mekanik permainan dan pengalaman, peringkat tinggi jauh lebih unggul dari para pemain baru.

Sedikit informasi, bahwa versi mobile dari game Battle Royale ini, telah membuka pra pendataran untuk wilayah Indonesia. Setiap pemain yang beruntung, bisa mendapatkan akses awal untuk memainkannya.

Akan tetapi, ada catatan penting, di mana ini baru tersedia untuk perangkat Android saja. Sedangkan, iOS masih dalam tahap pengembangan Respawn Entertainment.



Simak Video "Highlight Final Last Men Standing CODM 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)