Kisah Dewa Berata, Bawa Gamelan Bali Dilirik Developer Game Dunia - Halaman 2

Gamelan Bali di Playstation 5

Kisah Dewa Berata, Bawa Gamelan Bali Dilirik Developer Game Dunia

Sui Suadnyana - detikInet
Senin, 28 Jun 2021 12:19 WIB
Dewa Putu Berata Pemilik Sanggar Seni Cudamani Bali digaet untuk mengisi musik game Playstation 5 yaitu Kena: Bridge of Spirits
Dewa Putu Berata, direktur Sanggar Seni Cudamani Bali (Foto: Sui Suadnyana/detikcom)

Meracik musik gamelan untuk game di Bali

Tak hanya itu, Jason Gallaty juga sempat datang ke Bali untuk membuat rekaman pada awal September 2019. Rekaman dilakukan di Studio RRI Denpasar dengan melibatkan seluruh peserta grup, baik dari Sanggar Seni Cudamani maupun grup komposer Jason Gallaty.

Saat rekaman tersebut, Dewa Berata menyewa gamelan jegog dari Kabupaten Jembrana, Bali. Gamelan itu kemudian di-compose dengan membuat berbagai instrumen.

"Itu waktu ke Bali direkam seluruhnya, yang dia inginkan dan saya inginkan. Setelah itu diproses di sana, lagi saling kirim untuk feedback, saya diminta untuk feedback," jelasnya.

Selain itu, berbagai instrumen lainnya untuk game tersebut juga dibuat oleh Dewa Berata bersama Sanggar Seni Cudamani di rumahnya. Rekaman dilakukan saat dini hari memasuki pukul 01.00 Wita agar sepi sehingga tidak mengganggu hasil rekaman.

"Karena kalau ke studio itu masalahnya kita sulit karena ke Denpasar jarak jauh, apalagi situasi sulit begini (di tengah pandemi COVID-19). Saya putuskan di pondok (rumah) saja dan saya kirim rekamannya dan dia (Jason Gallaty) senang, rekamannya bersih, bagus, jadi saya lanjutkan," kata dia.

"Mungkin ada satu minggu yang lalu selesai (buat rekaman). Setiap malam saya bikin bersama teman-teman, berapa orang, enam orang, kadang-kadang 10 orang, kadang-kadang tiga orang, tergantung kebutuhannya. Dapat satu kirim, itu proses-proses yang terjadi," tutur Dewa Berata.

Hingga saat ini, Dewa Berata masih mengerjakan musik video game tersebut sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Jason Gallaty dari Amerika Serikat. Rencananya, Dewa Berata bakal berangkat ke Amerika Serikat pada September mendatang.

(fay/fay)