RRQ R7, Dari DotA 2 Jadi Offlaner Terkuat di Mobile Legends

RRQ R7, Dari DotA 2 Jadi Offlaner Terkuat di Mobile Legends

Irna Gayatri - Content Writer RRQ - detikInet
Minggu, 27 Des 2020 16:45 WIB
RRQ R7 dari Team RRQ
Atlet esports RRQ R7 alias Rivaldi Fatah (Foto: MPL Indonesia Season 5/RRQ)
Jakarta -

Siapa offlaner terkuat di jagat Mobile Legends saat ini di Tanah Air? Mungkin jawabannya adalah RRQ R7, atlet esports jempolan dari Team RRQ.

Selepas pensiunnya Eko 'Oura' Julianto dari Evos Legend, bisa dibilang posisi offlaner terkuat di ranah kompetitif Mobile Legends dipegang oleh Rivaldi Fatah alias RRQ R7. Pada debut perdananya di MPL Indonesia Season 4, RRQ R7 bisa dibilang sukses. Kemampuan ini pun membawa RRQ yang pada musim sebelumnya berada di peringkat bawah akhirnya mampu bangkit hingga meraih posisi 1st Runner-up di MPL Indonesia Season 4.

RRQ R7 memang mengaku banyak belajar dari mantan pemain Evos Legends, Oura. Ketika baru berpindah dari DotA 2 ke Mobile Legends, RRQ R7 harus menyesuaikan diri dan mempelajari kembali gameplay-nya. Untuk itu, ia bahkan bisa bermain sampai 20 game dalam sehari supaya bisa beradaptasi lebih cepat. RRQ R7 akhirnya bisa membuktikan dirinya sebagai pemain Mobile Legends yang andal dengan membawa Team RRQ menjadi back to back champion pada MPL Indonesia Season 6 lalu.

Menilik ke belakang, perjalanan RRQ R7 di dunia esports bisa dibilang berat. Pria kelahiran Bandung, 23 tahun lalu ini, sempat memainkan beberapa game online, mulai dari Ayodance, Point Blank, Heroes of Newerth (HON), hingga Dota 2. Tak sekadar bermain, RRQ R7 juga langganan mengikuti berbagai kompetisi HON dan DotA 2 hingga ke mancanegara.

Di DotA 2, RRQ R7 sempat bermain di tim esports The Prime yang sebelumnya bernama TP.NND. Sepak terjangnya di ranah kompetitif DotA 2 membuatnya akhirnya bisa bermain bersama untuk Team RRQ. Salah satu prestasinya di divisi DotA 2 Team RRQ adalah membawa tim ke puncak klasemen reguler IESPL Tokopedia Battle of Friday (TBOF).

Sayangnya, jalan RRQ R7 di ranah kompetitif DotA 2 hanya berjalan sebentar saja karena Team RRQ memutuskan untuk menutup divisi tersebut. RRQ R7 pun dihadapkan kepada dua pilihan, yaitu mencari game lain untuk tetap berkarier di dunia esports bersama Team RRQ atau pindah ke tim lain yang masih memiliki divisi DotA 2. Akhirnya, pilihannya pun mantap kepada game Mobile Legends.

RRQ R7 dari Team RRQRRQ R7 dari Team RRQ Foto: (Foto: MPL Indonesia Season 5/RRQ)

Sebelumnya, RRQ R7 memang sudah pernah memainkan game ini sehabis latihan DotA 2. Ditambah lagi, dirinya juga tinggal dalam satu gaming house dengan divisi Mobile Legends Team RRQ.

Meski begitu, kepindahannya ke divisi Mobile Legends Team RRQ sempat membuat manajemen Team RRQ bertanya-tanya. CEO Team RRQ, Andrian Pauline atau Pak AP, pun dibuat terkejut dengan keputusan RRQ R7 untuk pindah divisi mengingat ia juga cukup disegani di kompetisi nasional DotA 2. Namun, Pak AP tak segan memberinya kesempatan untuk berlatih bermain game MOBA Mobile Legends dan RRQ R7 pun diberi tenggat waktu selama beberapa bulan untuk mempelajarinya.

Sambil berlatih, RRQ R7 juga membuat tim amatir dan mengikuti banyak kompetisi lokal. Meski nasib belum berpihak kepadanya saat itu, RRQ R7 tak menyerah. Ia pun mulai berlatih bersama roster RRQ Hoshi saat itu. Dari situlah kemampuan RRQ R7 mulai terlihat dan komunikasinya bersama RRQ Hoshi saat itu pun cukup baik.

Akhirnya, RRQ R7 kita kenal saat ini sebagai salah satu offlaner terbaik di ranah kompetitif Mobile Legends di Indonesia. Bukannya tidak mungkin kalau kemampuannya ini kini juga merupakan yang terbaik di tingkat dunia. Banyaknya pool hero yang dikuasainya membuat RRQ R7 menjadi pemain yang fleksibel dan dapat diandalkan menjalankan berbagai strategi.

*Artikel ini merupakan kerja sama antara detikINET dengan Team RRQ.



Simak Video "Bos RRQ Bicara Paradigma Sebelah Mata Atlet eSports Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)