Jadi Pro Player Esports Bisa Keliling Indonesia Lho

Jadi Pro Player Esports Bisa Keliling Indonesia Lho

Irna Gayatri - Content Writer RRQ - detikInet
Kamis, 03 Des 2020 19:49 WIB
RRQ Wizzking alias Zulkarnain Hj Mohd Zulkifli dari Tim RRQ
Pro player RRQ Wizzking dari Brunei bisa keliling Indonesia berkat esports (Foto: MPL Indonesia Season 5/RRQ)
Jakarta -

Banyak yang tak menyangka menjadi seorang pro player esports bisa jadi profesi yang cukup menjanjikan saat ini. Sebabnya, dengan semakin turnamen nasional dan internasional dari berbagai game digelar, profesi ini pun jadi dicari-cari. RRQ Wizzking pun kali ini akan mencoba berbagi pengalamannya selama menjadi pro player di Team RRQ kepada kalian.

Pemain bernama lengkap Zulkarnain Hj Mohd Zulkifli ini awalnya merupakan content creator yang aktif streaming dan belum pernah mengenyam kursi panas turnamen resmi. Meski begitu, kesempatan pertamanya datang saat MPL Indonesia digelar. RRQ Wizzking turut memperkuat RRQ Sena di turnamen kelas 2 dari Moonton ini.

Kemampuannya sebagai pro player pun mulai terlihat dan semakin bersinar ketika dia bergabung dengan RRQ Hoshi menggantikan RRQ James yang diangkat menjadi pelatih RRQ Hoshi. Di MPL Indonesia Season 5, RRQ Wizzking pun disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang menjadi kunci kemenangan RRQ Hoshi. Turut serta membawa Team RRQ menjadi juara di MPL Indonesia Season 5, RRQ Wizzking mengaku cukup santai sebelum menjadi pro player.

"Sebelum jadi pro player, sejujurnya saya enggak ada kesibukan karena cuma main game doang setiap hari," akunya.

Berbekal sering main game dan langganan jadi top global, RRQ Wizzking pun akhirnya bisa menyentuh dunia pro player yang kompetitif. Ketika menjadi pro player, pemain asal Brunei Darussalam ini mengaku senang karena dia bisa traveling keliling Indonesia. Ini merupakan impiannya sejak lama dan akhirnya bisa tercapai setelah menjadi pro player esports.

RRQ Wizzking alias Zulkarnain Hj Mohd Zulkifli dari Tim RRQRRQ Wizzking alias Zulkarnain Hj Mohd Zulkifli dari Tim RRQ Foto: (Foto: MPL Indonesia Season 5/RRQ)

Kini, selain sibuk berlatih setiap hari, RRQ Wizzking juga masih aktif melakukan live streaming di Nimo TV, salah satu platform live streaming untuk para gamers. Pemain yang juga dijuluki Guardian of Gaming House ini juga mengaku suka main game lain (selain Mobile Legends) dan nonton Netflix di waktu senggangnya. Menjelang turnamen MPL Invitational 2020, latihan masih menjadi kegiatan rutin yang dilakukan para anggota RRQ Hoshi.

"Kita biasanya sehari latihan selama 5-6 jam," jelas pemain berusia 23 tahun ini. Ketika ada turnamen seperti sekarang ini, RRQ Wizzking mengungkapkan jadwal latihan bisa berbeda. Namun, kalau sedang tidak ada turnamen, para pro player RRQ Hoshi bisa istirahat untuk sementara waktu.

RRQ Wizzking pun mengungkapkan tips penting untuk kalian yang ingin menjadi pro player. Dia menekankan perlunya menjadi top global dan fokus melatih mekanik sendiri sampai jago. Latihan setiap hari juga tak boleh dilewatkan karena dari ketekunan itulah kalian bisa menjadi yang terbaik nantinya. Kalau sudah jago, dilirik tim besar pun bukan hal yang mustahil.

"Jago micro (penguasaan hero) & macro (penguasaan map), mekanik itu paling penting. (Jadi) top global dan (punya) statistik yang bagus," jawab RRQ Wizzking ketika ditanya soal aspek penting agar dilirik oleh tim besar.

Terkait anggapan orang-orang soal pekerjaan pro player yang 'cuma' main game, RRQ Wizzking tak mau ambil pusing. Baginya, karena memang hobinya adalah main game, menjadi pro player esports sangatlah menyenangkan. Meski begitu, bukan berarti tak ada kesulitan.

"Kadang ada enggak enaknya, karena apabila kita kalah, kadang-kadang bisa kepikiran terus," ungkapnya.

Memang, jadi pro player berarti memegang beban berat untuk menjaid juara. Meski begitu, bersama Team RRQ dan RRQ Hoshi, RRQ Wizzking masih terus merasakan meraih kemenangan, yakni di MPL Indonesia Season 5 dan MPL Indonesia Season 6.

*Artikel ini merupakan kerja sama antara detikINET dengan Team RRQ.



Simak Video "4 Laga Terpanas di MPL Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)