Jumat, 20 Des 2019 18:50 WIB

Perkuat Stadia, Google Caplok Developer Game

Muhammad Imam Birawa - detikInet
Google Stadia. Foto: Stephen Lam/Reuters Google Stadia. Foto: Stephen Lam/Reuters
Jakarta - Google mengumumkan telah mengakuisisi developer game Typhoon Studios. Hal ini dilakukan Google untuk semakin menarik minat konsumen pada platform streaming game Stadia miliknya.

Google mengumumkan bahwa mereka telah mencaplok Typhoon Studios yang berbasis di Montreal pada Kamis (19 Desember 2019) waktu setempat. Pengembang game yang memiliki 26 karyawan ini belum merilis judul game pertamanya setelah hampir tiga tahun berdiri, tetapi mereka sedikit memberikan bocoran game yang akan datang bernama 'Journey to the Savage Planet'.

Rencananya, game itu akan dirilis akhir Januari 2020. Typhoon telah mengembangkan judul untuk beberapa platform dan sejauh ini belum berubah menjadi hanya ekslusif di Stadia.


Studio ini akan bergabung dengan tim Stadia di Kanada dan akan dipimpin S├ębastien Puel, mantan eksekutif Ubisoft. Google sangat gencar dalam upaya membangun Stadia, termasuk dengan didirikannya Stadia Studios yang dipimpin mantan eksekutif EA, Jade Raymond.

Dalam sebuah wawancara dengan Gamesindustry.biz, Raymond mengatakan bahwa Google berharap akan membangun beberapa studio sendiri untuk merilis kontennya pada platform Stadia.

"Kami memiliki rencana membangun beberapa studio sendiri yang berbeda, dan juga membangun organisasi publisher untuk mengirimkan konten eksklusif yang dibuat oleh pengembang indie dan mitra eksternal lainnya," kata Raymond seperti dilansir detikINET dari Techcrunch.

Perkuat Stadia, Google Caplok Developer Game




Simak Video "Napak Tilas Kisah Budaya hingga Kelestarian Bumi Lewat Google Earth"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)