Sabtu, 31 Agu 2019 16:27 WIB

Drama Berujung Pensiunnya Pemain Top Dota 2

Tim Aegis - detikInet
Pan Yi, alias Fade. (Foto: Dok. Vici/ESL) Pan Yi, alias Fade. (Foto: Dok. Vici/ESL)
Jakarta - The International (TI) 9 bukan cuma menghadirkan keseruan di atas panggung. Di balik itu ada pula drama yang berujung pensiunnya salah satu pemain top Dota 2.

Pan "Fade" Yi, demikian nama pemain tersebut. Ia merupakan salah satu pemain China, sekaligus kapten dari tim Vici Gaming (VG). Tampil di negeri sendiri, apalagi sebagai kapten tim, Fade tak ayal dapat perhatian besar dari publik TI9 di Shanghai.

Apa daya, VG bahkan tak mampu menempati posisi tiga besar -- terklasifikasi di posisi lima dan enam bersama Evil Geniuses dengan jumlah hadiah sama-sama USD 1.201.092. Finalnya sendiri menghadirkan tim barat vs tim barat lagi.




Sekali lagi, mengingat TI9 dipentaskan di Shanghai, China, publik setempat tentu berharap tim tuan rumah bisa berjaya setelah juga tak bisa juara di The International tahun lalu.

Sorotan terhadap Fade lantas bertambah usai kalah. Berhembus rumor ia didekati tim lain, tim RNG, yang juga berasal dari China. Bagaikan isu transfer klub sepakbola, rumor ini melahirkan drama yang melibatkan tim VG dan RNG, dengan Fade di tengah-tengahnya.

Dalam tautan Weibo (media sosial di China), drama ini dimulai dengan tuduhan tim VG pada tim RNG yang telah mendekati Fade sebelum TI berlangsung. CEO Tim Secret John Yao mengipasi situasi dengan bilang ada pula pemain tim mereka yang diajak gabung RNG ketika TI9 belum dimulai. RNG sendiri bersikeras membantah tuduhan-tuduhan.




Hingga pada satu titik, Fade merasa frustasi berada di tengah-tengah pusaran drama VG dengan RNG. Jack Chen, dari tim Newbee, mengungkap bahwa Fade awalnya amat terpukul dengan kekalahan. Fade, katanya, juga merasa kebahagian dan harapan yang dicarinya di masa-masa awal meniti karier sebagai pemain profesional saat ini malah jadi terlihat semakin jauh.

Tak cuma itu, masih kata Jack Chen, Fade pun bertanya-tanya apa para pemain dari tim barat juga merasakan tekanan yang dialaminya saat ini. Bahkan, Fade dikutip mengatakan Dota 2 terasa jadi semakin kompleks buatnya.

Seperti yang kita ketahui, latihan dan jadwal tim China sangatlah ketat dan disiplin. Bahkan untuk menjadi pemain dengan kapasitas tinggi mereka juga harus mengorbankan waktu yang sangat besar.




Segala sesuatu dalam rangkaian kejadian itu tampaknya sudah dirasakan Fade sebagai beban yang terlampau berat. Usai kekalahan dan drama yang mengirinya, Fade memutuskan untuk pensiun saja.

Di dalam akun Weibo-nya, Fade bilang sudah lelah berada di tengah drama antara VG dan RNG. Ia juga mengenang perjalanan karier profesionalnya, dengan mengatakan banyak kesalahan yang dia lakukan dan juga banyak juga memori indah yang didapatkan.

Setelah minta maaf buat orang-orang yang merasa kecewa dengan performanya, Fade kemudian menegaskan dirinya ingin menikmati Dota sebagai player biasa di masa depan. Begitulah salam perpisahan Fade dalam menutup kariernya sebagai pemain profesional.

------

Buat kalian yang ingin ikut berkontribusi di dunia esports Indonesia, yuk gabung sebagai coach atau content creator di Aegis. Nggak kalah seru juga kalau kamu Ingin lebih jago di game favoritmu. Yuk gabung dengan AEGIS, First Indonesia Educational Esports Platform!

Kunjungi
AEGIS (Akademi Esports Indonesia)
www.ae-gis.id
Instagram : aegis.gg
Facebook: @aegis.id


Simak Video "Kemeriahan Kompetisi PUBG Mobile di Jakarta "
[Gambas:Video 20detik]
(krs/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com