Kamis, 29 Nov 2018 12:45 WIB

Laporan dari Singapura

Apa Sih Ciri Khas Budaya Gaming di Asia Tenggara?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi. Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images Ilustrasi. Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images
Singapura - Asia Tenggara termasuk salah satu kawasan dengan perkembangan industri game yang cukup pesat. Terkait hal itu, apa sih yang membedakan Asia Tenggara dengan kawasan lain?

Menurut Director Business Development South East Asia, India and Australia Google Play Kunal Soni, keragaman konten yang dihasilkan developer game di Asia Tenggara tidak ditemukan di kawasan lain. Hal ini yang menjadi ciri khas budaya gaming di Asia Tenggara.

"Keragaman di antara konten yang kita lihat di kawasan itu sangat mencengangkan," kata Soni di kantor Google Asia Pasifik, Singapura.




"Kalian bisa punya game jualan tahu di Indonesia, terus ada game memancing di Malaysia, dan makin banyak jumlah game kasual yang muncul," sambungnya.

Banyaknya jumlah game buatan developer Asia Tenggara juga dipicu dengan semakin banyaknya anak muda yang mengejar karier di industri game. Apalagi dengan populasi Asia Tenggara yang terhitung masih muda. Selain itu, ada hal spesifik lain yang membentuk ciri khas gaming di Asia Tenggara, yaitu akrabnya populasi Asia Tenggara dengan perangkat mobile saat tumbuh besar.

"Orang-orang tumbuh besar dengan banyak perangkat, itu benar untuk orang-orang di seluruh dunia. Tapi di kawasan ini perangkat mobile justru sering menjadi satu-satunya perangkat yang mereka gunakan saat tumbuh besar," ujar Director Google Developer Ecosystem, David McLaughlin dalam kesempatan yang sama.

"Jadi inovasi di sekitar kontrol atau genre atau mekanisme gameplay di kawasan ini, terjadi karena persimpangan antara anak muda dan mentalitas mobile first," pungkasnya.




(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed