Jumat, 04 Mei 2018 14:23 WIB

Nintendo Semakin Serius Terjun ke Game Ponsel

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Pasca merilis game baru, Nintendo mengungkapkan pihaknya akan semakin serius dalam menyasar sektor mobile gaming.

Shuntaro Furukawa, Presiden Nintendo yang baru mengatakan, pihaknya mengincar sektor game di perangkat mobile untuk menjadi salah satu unit bisnis besar di dalam perusahaan tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia menargetkan bahwa bisnis mobile gaming Nintendo akan bernilai lebih dari USD 900 juta.

"Dari apa yang saya lihat, games smartphone merupakan salah satu yang ekspansi yang paling saya inginkan," ujar pria yang akan mulai menjabat sebagai Presiden Nintendo pada Juni mendatang ini, sebagaimana detikINET kutip dari CNET, Jumat (4/5/2018).


Ia juga mengatakan, perusahaannya akan mengimplementasikan pelajaran dari kehadiran game Pokemon Go yang sempat populer. Saking populernya, game yang dirilis pada Juli 2016 lalu ini sempat mengalahkan kepopuleran dari Twitter dan Facebook.

Tidak hanya itu, hingga Juli tahun lalu, Pokemon Go berhasil meraup pendapatan sebesar USD 1,2 miliar secara global, sebelum akhirnya tak lagi digandrungi oleh pengguna smartphone.

Presiden Nintendo saat ini, Tatsumi Kimishima mengatakan, Pokemon Go merupakan realisasi yang luar biasa karena mampu mentransformasi jalan cerita dan gameplay sebuah game di smartphone.

Nintendo DSNintendo DS Foto: internet


Furukawa pun mengaku bahwa sektor mobile gaming akan menjadi salah satu prioritasnya. Ia pun optimistis dapat melahirkan sebuah game yang sangat populer sehingga dapat menumbuhkan bisnis di sektor tersebut ke depannya.

Nintendo sendiri memiliki sejumlah judul game yang bisa dibilang sudah dikenal khalayak, mulai dari Super Mario hingga The Legend of Zelda. Meski begitu, perusahaan yang berbasis di Kyoto ini terkenal sangat konservatif dalam meluncurkan franchise miliknya di luar produk miliknya sendiri.


Hal tersebut tampak dengan diluncurkannya game untuk perangkat mobile terbaru dari Nintendo yang bernama Dragalia Lost. Game RPG tersebut merupakan hasil kerja sama antara perusahaan tersebut dengan Cygames, pengembang permainan online yang berbasis di Tokyo. Hal serupa juga tampak dari Pokemon Go yang merupakan hasil kerja samanya dengan Niantic.

Walau begitu, Nintendo sudah tampak mulai melunak, berkaca pada diluncurkannya game Super Mario Run untuk perangkat berbasis iOS pada 2016 dan Android pada 2017 lalu. Menarik untuk ditunggu, apakah Nintendo akan mengeluarkan game-game franchise kenamaan miliknya untuk benar-benar memiliki bisnis mobile gaming senilai lebih dari USD 900 juta. (jsn/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed