Senin, 05 Mar 2018 14:15 WIB

Bikin Ancaman Penembakan, Gamer Ditangkap Polisi

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Chicago - Sejumlah peristiwa penembakan kerap terjadi di Amerika Serikat (AS). Beberapa waktu lalu kepolisian Chicago, AS sempat menahan salah seorang gamer yang juga pelajar karena telah mengeluarkan ancaman penembakan.

Kejadian bermula ketika pelajar berusia 16 tahun ini memberikan pendapat dalam perdebatan sengit terkait senjata api dan keamanan sekolah. Perdebatan ini muncul menyusul peristiwa penembakan maut yang menewaskan 17 pelajar dan guru sekolah menengah di Florida, AS beberapa waktu lalu.

Murid yang dirahasiakan namanya ini memposting sebuah video Snapchat yang menampilkan ia sedang bermain game tembak-tembakan. Dalam klip video tersebut ia menuliskan kalimat yang berbunyi, "Kalian semua harus diam terkait penembakan sekolah atau aku akan melakukannya".



Tak lama, pihak kepolisian segera merespon itu sebagai ancaman dan menciduk pelajar tersebut dari rumahnya. Namun, ketika seluruh rumahnya digeledah, pihak kepolisian tak menemukan senjata api satupun, demikian dikutip detikINET dari Polygon, Senin (5/3/2018).

Sempat menginap semalam di tahanan remaja, pelajar itu kemudian dihadapkan pada persidangan. Pihak pembela kemudian mengatakan bila si anak hanya bercanda.

Jaksa sendiri mengatakan bila si anak ini merasa terganggu dengan semua komen yang ada dalam perdebatan, tapi berpendapatan bahwa kalimat itu tidaklah pantas untuk dijadikan bahan bercandaan.



Hakim Robert Anderson akhirnya membiarkan orangtua membawa pulang anaknya, tapi dengan syarat si anak menjadi tahanan rumah dengan batasan waktu yang belum ditentukan. Sang anak pun tak diperbolehkan memegang ponsel dan dilarang bermaim video game yang mengandung unsur kekerasan.

"Kamu boleh bermain Mario Kart sesuka hati," ujar Anderson. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed