Jumat, 01 Des 2017 09:32 WIB

Star Wars: Battlefront 2 Dianggap Judi, Pembuat GTA V Buka Suara

Yudhianto - detikInet
Game Star Wars Battlefront 2. Foto: istimewa Game Star Wars Battlefront 2. Foto: istimewa
Jakarta - Anggapan terdapat unsur judi pada game Star Wars: Battlefront 2 membuat produsen game buka suara.

Salah satunya dilontarkan oleh produsen game Take-Two. Menurut Karl Slatoff, Presiden Take-Two, tak ada satu pun dalam regulasi soal perjudian yang diadaptasikan dalam game. Dijelaskannya kalau masalah yang terjadi sebatas penyampaian konten yang terlalu berlebihan.

"Mengacu pada semua regulasi perjudian, kami tidak melihatnya (Star Wars: Battlefront 2 -red) sebagai perjudian," ujarnya, di konferensi tahunan ke-21 Credit Suisse Technology, Media & Telecom.

Tuduhan adanya unsur judi di Star Wars: Battlefront 2 bermula saat EA menghadirkan sistem mikrotransaksi yang dinilai sangat berlebihan di game besutannya itu. Gamer diajak membeli semacam kotak yang berisi hadiah dengan menggunakan crystal.

Masalahnya, crystal yang dimaksud bisa dibeli dengan mata uang sungguhan. Apalagi isi kotak tersebut sifatnya random atau acak, meski dipastikan semua pilihannya adalah karakter ikonik Star Wars.

Yang menjadikannya judi adalah ditakutkan gamer menghabiskan uangnya demi memperoleh karakter yang diinginkan. Seperti yang dialami seorang gamer yang bercerita telah menghabiskan USD 90 (Rp 1,2 juta) untuk mendapat karakter Darth Vader.

Ketimbang menyebutnya mengandung unsur judi, Slatoff percaya masalahnya lebih kepada penyampaian konten yang terlalu berlebihan oleh pembuat Star Wars: Battlefront 2. Ia pun menyarankan agar pelaku industri game bisa lebih fokus lagi pada game garapannya.

"Ini cuma tentang penyampaian konten yang berlebihan, dan sebaiknya Anda fokus pada kebijakannya. Itu adalah strategi kami dan fokus kami, dan selama Anda fokus, Anda akan baik-baik saja. Konsumen akan merasa sangat senang denga apa yang mereka dapatkan," jelasnya.

Tak bisa dipungkiri metode loot box atau mikrotransaksi dalam game makin banyak dibenamkan oleh produsen game. Pasalnya ini menjadi cara baru bagi produsen game untuk menambah penghasilan selain menjual gamenya sendiri.

Take-Two sendiri dikenal sebagai perusahaan induk dari pengembang RockStar yang terkenal dengan game-game populer besutannya, sebut saja seri Grand Theft Auto, Red Dead Redemption, Max Payne, dan banyak lagi.

(yud/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed