BERITA TERBARU
Selasa, 02 Mei 2017 11:14 WIB

Permintaan Switch Membeludak, Nintendo Kewalahan

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: afr/detikINET Foto: afr/detikINET
Jakarta - Sejak pertama kali dirilis bulan Maret 2017 lalu, Nintendo Switch dilaporkan laku keras. Bahkan demi menuruti permintaan yang tinggi, Nintendo rela melakukan pengapalan dengan pesawat. Biasanya, distribusi dilakukan dengan kapal.

Seperti diketahui, dikarenakan permintaan yang tinggi, Nintendo kabarnya kewalahan untuk menjaga pasokan di sejumlah toko game. Seperti misalnya di bulan pertama peluncuran, Nintendo mengaku kekurangan stok Switch.

Mulanya Nintendo berniat mengapalkan dua juta unit Switch di bulan pertama. Namun pada kenyataannya pasokan dua juta unit tidak cukup untuk menampung permintaan.

Alhasil, seperti dikutip detikINET dari Attack of the Fanboy, Selasa (2/5/2017), Nintendo pun menambah pasokan menjadi 2,74 juta unit. Pasokan tambahan ini dikirim menggunakan pesawat terbang.

Meski lebih cepat, tentu ada harga yang harus dikeluarkan oleh Nintendo. Menurut Nintendo, untuk melakukan pengiriman dengan pesawat terbang harus merogoh kocek tambahan sekitar USD 45 atau sekitar Rp 500 ribuan per unit.

Mengingat margin antara biaya produksi dan penjualan Switch yang tipis, maka tentu mengeluarkan biaya tambahan untuk pengapalan menjadi masalah tersendiri bagi Nintendo.

Saat ini menurut Nintendo, pihaknya sudah mulai normal menggunakan metode pengapalan lewat jalur laut. Hanya saja, bila terjadi permintana tinggi dan pasokan menipis, tidak menutup kemungkinan akan menggunakan pesawat terbang lagi. (mag/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed