Hal ini diungkapkan oleh Presiden Nintendo Tatsumi Kimishima ketika diwawancara sejumlah wartawan. Menurutnya, Super Mario Run memang bisa membuktikan diri untuk menghasilkan keuntungan bagi Nintendo.
Namun pemasukan dari game mobile pertama Nintendo itu ternyata belum bisa mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan game asal Jepang itu. Padahal, bisa dibilang Nintendo sudah habis-habisan saat meluncurkan game tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan saat sudah diluncurkan pun, peminatnya terbilang sangat besar. Namun mereka kemudian banyak yang meninggalkan game ini karena sejumlah hal, seperti keharusannya untuk terkoneksi ke internet dan pemain harus membayar sejumlah uang untuk membuka level yang lebih tinggi.
Jadi, sekalipun jumlah pengunduh Super Mario Run terbilang banyak, hanya sedikit yang membayar untuk membuka level tersebut. Per Januari lalu, dari 10 juta pengunduh, hanya 5% yang mau membayar USD 9,99 untuk terus bermain. (asj/rou)