Sesuai namanya, kompetisi game profesional yang diadakan oleh produsen semikonduktor ternama AMD ini mempertemukan jawara Dota 2 dari penjuru Tanah Air. Kompetisi ini diadakan di atrium Pluit Village Mall, Jakarta Utara dari tanggal 10 sampai 12 Maret 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peserta ini berasal dari sejumlah kota-kota besar di Indonesia, antara lain Makassar, Surabaya, Palembang, Palangkaraya, Jakarta, Bandung, dan Mataram. Dari empat wilayah tadi, Jakarta menjadi kota dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 128 tim.
Foto: Muhammad Alif Goenawan/detikINET |
"Tujuan digelarnya kompetisi ini sebenarnya adalah AMD tertarik untuk mengeksplorasi industri eSport di Indonesia. Hal ini karena industri ini menyimpan potensi yang besar untuk dikembangkan lagi. Ini pun menjadi bentuk dukungan dari AMD," papar Stevanus.
Soal pemilihan gamenya sendiri, memang tak dipungkiri Dota 2 menjadi game online yang paling banyak digandrungi gamer di Indonesia. "Kami lihat pemain Dota 2 di Indonesia pemainnya cukup signifikan. Kami mulai dari Dota 2, tapi kami juga akan merambah ke game lainnya, seperti Overwatch, CS: Go, dan lain-lain,: tuturnya.
AMD menyediakan total hadiah senilai Rp 100 juta yang dibagi menjadi tiga pemenang. Juara pertama mendapatkan hadiah uang cash Rp 60 juta + medali dan piala, juara dua mendapat Rp 25 juta + medali dan piala, serta juara tiga berhak memboyong hadiah Rp 15 juta + medali dan piala.
Selain kompetisi Dota 2, adapula perlombaan Costreet Competition, di mana ajang ini mencari cosplayer terbaik dengan hadiah uang tunai Rp 2,5 juta untuk juara pertama, Rp 1 juta untuk juara dua, dan Rp 500 ribu untuk juara tiga. Bagi pengunjung mall Pluit Village, AMD menghadirkan beragam booth menarik dan sesi talk show. (mag/mag)
Foto: Muhammad Alif Goenawan/detikINET