Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Gyeonggi
Mengintip Kekuatan Dua Tim Raksasa Overwatch
Laporan dari Gyeonggi

Mengintip Kekuatan Dua Tim Raksasa Overwatch


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Gyeonggi, Korea Selatan - Hari pertama penyelenggaraan Intel Extreme Masters (IEM) Gyeonggi 2016 telah usai dengan hasil pertandingan yang meriah di semua sektor game, tak ketinggalan Overwatch.

Di sektor ini, dua pemenang dari pertandingan perempat final akan melaju ke babak semi final untuk melawan dua tim yang patut diperhitungkan di jagat Overwatch.

Seperti disaksikan langsung oleh detikINET, Lunatic.Hai dari Korea Selatan mungkin bisa tersenyum jumawa manakala menghajar Misfits dari Eropa dengan skor 3-0 dalam pertandingan best-of-five di perempat final, Jumat (16/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini tentunya juga berlaku bagi Luxury Watch Red dari Korea Selatan yang telah berhasil mengalahkan pesaing dari negaranya sendiri, Kongdoo Panthera, dengan hasil 3-0.

Meski demikian, perjalanan mereka untuk meraih juara masih terus berlanjut. Kedua tim tadi akan menghadapi dua tim buas yang siap menghadang di babak semi final.

Dua tim itu tak lain adalah Afreeca Freecs Blue (Korea Selatan) dan Rogue (Eropa). Keduanya dikenal sebagai tim terbaik di skena Overwatch saat ini.

Melongok Dua Tim Raksasa OverwatchFoto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan

Di awal karir, Afreeca Freecs Blue sudah menjadi tim yang diperhitungkan. Salah satu personilnya, yakni Jeong 'ArHaN'Weon Hyeop, dikenal sebagai pemain DPS (damage per second) andal yang kerap menyokong kesuksesan timnya. Jeong bahkan mampu membuat timnya lebih solid dalam pertandingan-pertandingan Overwatch sebelumnya.

Dalam turnamen OGN Overwatch APEX Season 1, Afreeca Freecs Blue mampu menundukkan Reunited di babak perempat final dengan permainan yang apik.

Sayang, strategi yang diterapkan selama bermain tak mampu mendudukan Team EnVyUS, sehingga kalah dengan skor 4-0 di pertandingan best-of-seven babak final.

Entah strategi apa yang bakal diterapkan oleh Afreeca Freecs Blue kali ini. Namun, yang jelas bertanding di kandang sendiri tentu akan membawa lebih banyak lagi semangat untuk menang.

Sementara itu di sisi lain, Rogue sampai saat ini menjadi top tiga tim besar atau terbaik di skena Overwatch. Dengan sejarah perjalanan yang cukup gemilang di beberapa turnamen, seperti Operation Breakout (juara tiga) dan ESL Overwatch Atlantic Showdown (juara pertama), Rogue perlahan tumbuh menjadi tim yang populer dan masuk ke dalam top-class tim dari Barat.

Sayang, Rogue tak berkutik ketika berhadapan dengan Team EnVyUs ketika berhadapan di babak perempat final. Rogue kalah dengan skor 3-2 di pertandingan best-of-five.

Meski demikian, kekalahan tersebut memacu Rogue untuk tampil lebih baik. Belakang, tim ini diketahui melakukan bongkar pasang personil, di mana Rogue mengganti Kevyn 'TviQ' Lindstrom dan Jonathan 'Reinfocer' Larsson dengan Terrence 'SoOn' Tarlier dan Nicholas 'skipjack' Rosada.

Baik Rogue dan Afreeca Freecs Blue sama-sama tim yang sakit hati dengan kekalahan dari Team EnVyUs. Meski begitu, keduanya punya ambisi yang besar.

Lalu apakah nama besar mereka akan membawa mereka menuju kemenangan? Atau, justru mereka akan tumbang menghadapi tim yang berangkat dari perempat final? Kita tunggu saja! (mag/rou)







Hide Ads