O'Connor menyebut jika multiplayer split-screen memang tidak akan hadir di Halo 5, tapi besar kemungkinan jika itu akan hadir di Halo 6. Menurutnya, merupakan hal yang mustahil untuk menghadirkan fitur tersebut sebagai sebuah patch pasca perilisan.
Hal ini dikarenakan, ketika rilis frame rate Halo 5 berjalan di 60fps, dimana menurut O'Connor merupakan sebuah bagian dari keputusan dari 343 Industries. Ketika ia dan tim memutuskan untuk mengunci Halo 5 di 60fps, sebenarnya ia tahu bahwa akan muncul isu-isu teknikal seperti ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu jumlah sesungguhnya dari gamer yang bermain splitt-screen dan aku tidak akan memberikan fitur itu pada mereka. Cukup tahu, mereka tidak sebanyak yang Anda pikirkan," ujar O'Connor, seperti dilansir Gamespot dari GamesRadar, Sabtu (31/10/2015).
"Split-screen sebenarnya menyenangkan bagiku. Itu bukanlah sesuatu hal yang menjadi berat bagiku. Kami pun ingin menghadirkannya. Jika kami mau, kami akan memasukkannya," lanjutnya.
Bersamaan dengan wawancara tersebut, O'Connor juga mengatakan jika Halo 6 yang belum lama ini dikonfirmasi tengah digarap, akan menawarkan split-screen. Walaupun hingga saat ini belum ada keputusan mengenai hal tersebut.
"Itu sebenarnya hanya sebuah perbincangan mengenai game berikutnya. Kami tidak mengatakan bahwa split-screen sudah berakhir dan kami mengabaikannya. Mmebuat game adalah mencari jadwal dan daftar prioritas fitur teknis yang Anda bisa peroleh. Dan komitmen mengenai 60fps, kami tahu bahwa itu akan menimbulkan sebuah isu," pungkasnya.
Halo 5: Guardians baru saja dilepas pada tanggal 27 Oktober 2015 lalu secara eksklusif untuk platform Xbox One.
(yud/yud)