Informasi terbaru menyebutkan, nasib NX akan sama seperti game The Legend of Zelda untuk Wii U. Keduanya tidak akan diungkap hingga 2016.
Dilansir Forbes, Selasa (30/6/2015), CEO Nintendo Satoru Iwata dalam pertemuan dengan investor baru-baru ini mengungkap alasan Nintendo untuk merahasiakan dua 'harta karunnya' tersebut hingga tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia melanjutkan, meski NX nantinya akan menjadi hardware yang sama sekali baru, Nintendo akan tetap melanjutkan dukungan untuk Wii U dan 3DS, dengan fokus spesifik memperbarui playerbase Wii U.
Sepertinya wajar jika Iwata khawatir kompetitor akan mencuri ide NX untuk konsol mereka. Sejumlah analis menilai Sony dan Microsoft sudah memperlihatkan keinginan mereka meniru Nintendo sebelumnya.
Terutama ketika Wii dan kontrol gerak ciptaannya berhasil mencuri perhatian. Sony membuat PlayStation Move, sementara Microsoft mengerahkan Kinect.
Rival Nintendo mungkin saja mengambil konsepnya dan mewujudkan dalam sebuah produk sebelum NX hadir di pasaran, atau mencoba memodifikasinya setelah NX dirilis. Beberapa pengamat menilai keputusan Nintendo menunda informasi tentang NX tepat, karena meminimalkan risiko tersebut.
Sebelumnya beredar kabar NX akan menggunakan OS berbasis Android. Informasi ini pertama kali dibeberkan oleh Nikkei. Dibenamkannya OS robot hijau disebut-sebut akan meningkatkan ketertarikan developer game, terutama untuk game berat.
(rns/rns)