Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pora The Lake Rescuer, Game Bersih-bersih Danau Toba

Pora The Lake Rescuer, Game Bersih-bersih Danau Toba


Rachmatunnisa - detikInet

Jonathan Risman T.
Jakarta -

Ikan Pora-pora kesal melihat Danau Toba, lingkungan tempat tinggalnya, dikotori sampah. Bersenjatakan senapan yang mengeluarkan gelembung, ikan Pora-pora pun memerangi sampah.

Demikian jalan cerita game Pora The Lake Rescuer. Game yang dibuat tim New Eleven Del dari Institut Teknologi Del, Samosir, Sumatera Utara ini, rupanya mampu memikat perhatian juri Imagine Cup 2014 tingkat nasional.

Jonathan Risman Tambunan, mewakili timnya, menceritakan proses pengembangan game untuk Windows Phone tersebut. Danau Toba yang dekat dengan lingkungan kampus mereka, diakui Jonathan sebagai sumber inspirasi kemunculan Pora The Lake Rescuer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Permainannya sederhana. Kami ingin menceritakan kalau ikan-ikan bisa bicara, mereka akan kesal dengan banyaknya sampah. Jadi hero-nya ikan Pora yang membantu bersih-bersih," papar Jonathan.



Pora, dengan senjatanya yang mengeluarkan gelembung, akan menangkap sampah, kemudian membawanya ke permukaan danau. Jenis gelembungnya pun dikatakan Jonathan bermacam-macam. Semakin tinggi levelnya, semakin canggih kemampuan gelembung.

"Semakin besar buble, akan menangkap lebih banyak sampah. Ada rintangan berupa duri-duri. Kalau tidak hati-hati, bisa memecahkan buble," ujar Jonathan.

Bisa menjadi pemenang Imagine Cup 2014 tingkat nasional, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jonathan dan timnya. Pora The Lake Rescuer membawa New Eleven Del menjadi pemenang di kategori Games, dan mewakili Indonesia di World Semifinal Imagine Cup.

Jika lolos di babak tersebut, mereka akan berkompetisi di tingkat World Final yang akan diselenggarakan kampung halaman Microsoft di Seattle, Amerika Serikat pada 29 Juli 2014.
Β 
"Lolos ke Semifinal saja sudah senang, karena kan dari banyak peserta seluruh Indonesia dan kami dari daerah yang jauh. Seperti alumni-alumni Imagine Cup lainnya, kami nantinya ingin bikin studio (developer game). Dan bangga sekali nantinya kami ketika jadi studio pertama di Sumatera," harapnya.

(rns/yud)




Hide Ads