Hal tersebut dibeberkan melalui sebuah dokumen yang dikutip detikINET dari Arstecnica, Jumat (18/2/2011). Isinya, hacker tersebut menjelaskan jika sistem keamanan dalam PSN mengguna Secure Sockets Layer (SSL) yang umum digunakan.
Melalui sistem tersebut, Sony menerima data pribadi para penggunanya seperti nomer kartu kredit, alamat lengkap, nomer telepon dan lainnya. Sejauh ini memang modus tersebut terbilang aman, namun beda perkaranya ketika pengguna menginstall firmware yang tidak resmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parahnya lagi, custom firmware diduga bisa juga mengubah Domain Name System (DNS) yang akan dirujuk. Inilah yang ditakutkan dapat mencuri identitas pengguna, dengan menyerang ke sistem keamanan PSN.
Pun demikian belum ada laporan resmi dari gamer yang terkena serangan tersebut, namun Sony menganjurkan agar para pemilik PS3 untuk menggunakan firmware yang dirilis resmi.
Β
(eno/ash)