Jika menyaksikan film tiga dimensi di bioskop, misalnya Avatar-nya James Cameron beberapa waktu lalu, pengguna harus mengenakan kacamata khusus. Meski pemandangannya cukup menarik, keberadaan kacamata agak mengurangi kesan 'nyata' dari pengalaman tersebut.
Lewat konsol genggam Nintendo 3DS, yang telah diumumkan secara resmi dalam Electronic Entertainment Expo (E3) di Los Angeles, Nintendo berupaya memberikan pengalaman yang berbeda. Pengguna konsol game itu tak perlu lagi menggunakan kacamata untuk menikmati ilusi 3D di layar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trik menikmati ilusi 3D di Nintendo 3DS ada pada sebuah tuas geser yang terletak di sisi kanan (bisa diakses oleh tangan kanan pemain) konsol itu. Tuas ini perlu digeser-geser untuk menyesuaikan gambar yang ada di layar hingga mencapai titik yang pas.
CVG mencontohkan, pihaknya butuh waktu beberapa saat untuk menggeser-geser tuas itu saat memainkan game Metal Gear yang kebetulan bertempat di area hutan.
Hal serupa juga dilakukan saat memotret dengan kamera 3D pada Nintendo 3DS. Benda yang dipotret awalnya akan muncul dalam bentuk buram di atas layar, pengguna kemudian perlu menyesuaikan gambar dengan kontroler analog agar muncul citra 3D yang diinginkan.
Agak berbeda dengan 3D di bioskop, tampilan 3D di Nintendo 3DS tak akan 'melompat' dari layar. Ilusi yang tampil lebih merupakan 'kedalaman' pandangan daripada benda-benda yang berlompatan keluar dari layar.
Satu hal yang berpotensi mengurangi pengalaman 3D di Nintendo 3DS adalah dampak sudut pandang. Jika dimiringkan secara ekstrim gambar yang tampil akan terlihat berantakan dari sudut pandang pengguna, namun CVG menilai jika hanya gerakan 'normal' --misalnya, saat naik kereta api-- efek 3D tak akan terlalu terganggu.
Sekali lagi, keunggulan utama dari Nintendo 3DS adalah tidak perlunya perangkat tambahan seperti kacamata untuk menikmati 3D yang ada di layar. Sensasi ini agaknya tak akan cepat pudar.
(wsh/wsh)