Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Nusantara Online Gelar Ujicoba di Gunadarma

Nusantara Online Gelar Ujicoba di Gunadarma


- detikInet

Jakarta - Game MMORPG lokal, Nusantara Online, menggelar uji coba di Universitas Gunadarma. Uji coba dilakukan menjelang peluncuran versi Beta game ini.

Game bertipe Massive Multiplayer Online Role Playing Game (MMORPG) seperti Nusantara Online sudah selayaknya mampu dimainkan oleh ratusan orang pada saat yang bersamaan. Untuk mengetahui kemampuan game Nusantara Online dalam hal itu, penerbit game Nusantara Wahana Komunika (Nusakom) menggelar uji coba serentak pada Kamis (31/12/2009).

Uji coba tersebut dilakukan dari empat lokasi, dua lokasi di Bandung (pada kantor pengembang Sangkuriang Studio dan Telegraf), satu lokasi di Jakarta (di kantor Nusakom) serta satu lokasi lagi di Depok (Universitas Gunadarma).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sengaja melakukan uji coba dari beberapa lokasi untuk mengetahui kemampuan server kami saat ini. Kurang lebih, dari seharian ini, akan ada 100 pengguna dari empat lokasi tersebut," ujar Sigit Widodo, Chief Operation Officer Nusakom kepada detikINET, saat ditemui di sela-sela pengujian di Kampus Gunadarma, Depok.

Menurut Sigit, pada pertengahan Januari 2010 game tersebut akan memasuki tahap Beta. Sedangkan di bulan Februari rencananya game itu akan mulai tersedia secara komersial.

Sigit mengaku optimistis game yang dikembangkan secara mandiri ini akan mampu menjaring sekitar 100.000 pengguna di masa-masa awalnya.

I Made Wiryana, Chief Technology Officer Nusakom, mengatakan saat ini pihaknya sudah menyiapkan server pada jaringan Telkom. Nantinya kapasitas dan kemampuan server itu akan selalu ditingkatkan sesuai kebutuhan.

"Tantangannya memang cukup menarik, untuk membuat sebuah infrastruktur di balik layanan game seperti ini. Boleh dibilang kami memulai dari awal untuk semuanya, baik dari sisi pengembangan maupun dari penerbitnya," ujar pria yang juga menjadi dosen di Universitas Gunadarma tersebut.

Menurut pengamatan detikINET, pengujian yang berlangsung sejak pukul 09:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB itu cukup menarik minat mahasiswa. Para penguji silih berganti berdatangan sejak pagi didorong oleh rasa penasaran.

Meskipun, tak bisa dipungkiri, masih terjadi masalah dalam pelaksanaannya. Masukan dan kritikan dari para mahasiswa pun terlontarkan selama pengujian tersebut.

Misalnya, ketika waktu dalam permainan beralih dari siang hari menuju malam. "Wah, gelap banget nih," ujar salah seorang mahasiswa yang menggunakan tokoh bernama 'Templar'.

Hal lain yang juga jadi sorotan adalah masih seringnya terjadi error yang memaksa game berhenti di tengah-tengah permainan. Selain beberapa hal terkait kemampuan musuh (binatang buas) yang mudah sekali membunuh tokoh yang dimainkan.

Sigit mengakui dalam tahapan awal seperti ini akan banyak ditemui kelemahan. Pihaknya memperkirakan pada periode Beta nanti game ini akan lebih baik lagi.


(wsh/wsh)







Hide Ads
LIVE