Studi ini adalah yang pertama kalinya dilakukan dengan menggunakan teknologi scanning MRI untuk menyelidiki bagaimana pengaruh permainan ini pada otak. Jika sebelumnya ditemukan bahwa permainan tetris bisa mengurangi trauma pada seseorang, maka kelebihan permainan tersebut bertambah lagi.
Lewat penelitian ini, mereka menemukan bahwa gadis remaja yang bermain tetris tidak hanya mempunyai ketangkasan otak yang lebih baik namun juga lapisan otaknya lebih berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih mengacu pada hasil penelitian di atas yang dikutip detikINET dari News.com, Jumat(9/10/2009), bahwa memainkan tetris secara regular juga mampu meningkatkan kemampuan dalam merencanakan hal-hal kompleks dan berpikiran kritis. (sha/faw)