Kampanye penuh dosa digelar Electronic Arts (EA) untuk mempromosikan game barunya yang akan datang, Dante's Inferno. Kampanye itu disesuaikan dengan tema 9 lingkaran neraka yang ada di dalam game.
Kontroversi mencuat sejak awal kampanye dengan tema dosa-dosa besar itu dilancarkan. Mulai dari demonstrasi palsu hingga kampanye penuh birahi di gelaran San Diego Comic Con.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tema 'Gluttony' (rakus/makan berlebihan) EA dikabarkan mengirimkan kue dengan bentuk potongan tubuh ke beberapa media. Kue berwarna kulit pucat itu lengkap denganΒ tulang, saus yang menyerupai darah dan hiasan berbentuk belatung.
Kemudian, untuk tema 'Greed' (serakah) EA membuat aksi yang tak kalah anehnya. Kali ini EA mengirimkan cek senilai USD 200 (sekitar Rp 2 juta) ke berbagai media.
Tapi cek itu bukan sekadar 'suap', karena diiringi dengan pesan yang berbunyi: by cashing this check you succumb to avarice by hoarding filthy lucre but by not cashing it, you waste it, and thereby surrender to prodigality.
Kurang lebih, kalimat itu bermakna: dengan menguangkan cek ini, anda menyerah pada keinginan serakah tapi dengan tidak melakukannya, anda melakukan perbuatan membuang-buang uang.
Simak kampanye-kampanye aneh lainnya yang pernah dilakukan untuk mempromosikan sebuah game:
- Blunder Promo Game 1: Dari Demo Palsu Hingga Sembelih Kambing
- Blunder Promo Game 2: Bensin Bikin Macet, Mayat Bikin Takut
(wsh/wsh)