Berbagai pengembang game berlomba-lomba menawarkan game balap mobil melalui publishernya. Begitu pun dengan Codemasters yang terkenal dengan seri DiRT.
Mulai dari seri Colin McRae, Grid hingga yang paling terakhir DiRT 3, sukses mendapatkan pengakuan sebagai game balap mobil terpopuler di kalangan gamer.
Namun berbeda dengan seri sebelumnya yang selalu membawa aroma kompetisi populer seperti reli dan sirkuit di setiap seri yang dirilisnya, seri terakhir DiRT yang mengusung nama Showdown justru berbeda. Dimana kali ini Codemasters tidak menawarkan tema balap seperti biasanya di DiRT, namun justru mengusung gaya Demolition.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Adu Kebut Sambil Adu Tabrak
|
|
Dimana yang paling terakhir bertahan hingga waktu yang ditentukan berakhir, maka dialah pemenangnya. Selain itu, poin yang didapat oleh setiap mobil peserta kala menghantam mobil peserta lainnya juga dapat mempengaruhi penilaian pemenang.
Hal tersebut yang coba ditawarkan oleh Codemasters melalui DiRT: Showdown. Game balap yang lebih condong menawarkan kompetisi adu tabrak tersebut dijamin mampu membuat gamer yang memainkannya bersemangat untuk menghantam mobil musuh untuk dihancurkan sekaligus mengumpulkan poin kemenangan.
Menariknya, turnamen adu tabrak tersebut dilakukan dalam sebuah arena terbatas seperti halnya permainan bom-bom car.

Untungnya selain adu tabrak, Codemasters juga masih memberikan pilihan adu balap. Tapi uniknya, balapan tidak akan semulus seperti balap mobil pada umumnya karena saat balapan berlangsung, lawan akan berusaha menabrak-nabrakan mobilnya guna menghalangi mobil yang gamer mainkan.
Jadi Jangan kaget bila melintir ataupun terbalik bakal sering dialami oleh mobil yang gamer mainkan.
Penggunaan trek yang kerap disisipi titik temu pun makin membuat balapan makin seru. Sebab salah-salah, mobil yang dimainkan gamer bakal terpental akibat tertabrak mobil lawan yang datang dari arah samping.
2. Grafis Ciamik, Damage Makin Realistis
|
|
Efek kerusakan yang terjadi saat aksi tabrak berlangsung, seperti pecahan bodi mobil, scratching pada body mobil pun dijamin sukses membawa gamer yang memainkannya mampu merasakan aroma kompetisi demolition sesungguhnya.
Menariknya, bagi gamer yang ingin memainkan DiRT: Showdown, tidak dibutuhkan kartu grafis berspesifikasi tinggi guna mendapatkan seting high-detail.
Karena saat detikINET coba jalankan menggunakan kartu grafis kelas menengah pun DiRT: Showdown masih nyaman dimainkan dengan fps (frame per socond) mencukupi.
3. Kesimpulan
|
|
Efek damage yang dihasilkan saat bertabrakan pun sukses membuat game garapan Codemasters ini semakin seru untuk dimainkan.
Pecahan bodi mobil hingga ban yang lepas dari porosnya adalah pemandangan yang bakal sering ditemui sepanjang permainan yang justru membuatnya semakin menarik saat dimainkan.
Β
*) detikINET memainkan game ini dengan komputer berbasis AMD FX-8350,Β Asus Sabretooth 990FX R2.0,Β AMD Radeon HD7970, RAM DDR3 8 GB, PSU 550 Watt dan monitorΒ LG Cinema3D Smart TV TM2792D-SN
(ash/ash)