Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
NQI dan Hosen-X Bangun Pabrik Baterai & Panel Surya di Indonesia

NQI dan Hosen-X Bangun Pabrik Baterai & Panel Surya di Indonesia


Anggoro Suryo - detikInet

Ilustrasi rumah hijau dengan panel surya.
Ilustrasi panel surya. Foto: Unsplash/Watt A Lot
Jakarta -

Perusahaan inovasi teknologi asal Indonesia, PT Nusantara Quantum Intelligence (PT NQI), resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian usaha patungan (joint venture) bernilai multi-juta dolar AS dengan raksasa teknologi energi hijau asal China, Hosen-X Shenzhen.

Kesepakatan ini diresmikan langsung di markas besar Hosen-X di Shenzhen oleh jajaran eksekutif PT NQI, yakni Walter Kaminski (CEO dan Pendiri), Harlan (Chairman), dan Dr. Sam Lee (Presiden Perusahaan).

Melalui kemitraan global ini, PT NQI juga ditunjuk sebagai distributor tunggal eksklusif untuk seluruh produk dan ekosistem teknologi Hosen-X di Indonesia. Fokus utama dari kerja sama ini adalah konvergensi antara Kecerdasan Buatan (AI) tingkat tinggi dan Teknologi Fotonika untuk menciptakan efisiensi daya maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat kemandirian energi bersih nasional dengan melokalisasi rantai produksi dari hulu ke hilir. Terdapat dua proyek fasilitas manufaktur raksasa yang akan segera dibangun di Tanah Air:

  • Pabrik Manufaktur Baterai Skala Besar: Mengadopsi standar smart manufacturing milik Hosen-X untuk memproduksi sel baterai performa tinggi dan lini perakitan paket baterai utuh (full-form PACK line) guna memenuhi pasar domestik dan ekspor.
  • Pabrik Wafer Panel Surya: Fasilitas pemrosesan komponen wafer surya untuk menyuplai industri fotovoltaik (PV) regional, yang diproyeksikan mampu memangkas biaya produksi energi surya secara drastis.

Untuk kebutuhan komersial dan industri, Hosen-X menyediakan Energy Storage System (ESS) berbasis pendingin cair, hingga platform Virtual Power Plant (VPP) cerdas berbasis awan (cloud). Platform AI Big Data mereka akan memonitor seluruh ekosistem, termasuk kabinet penukaran baterai yang dilengkapi sistem pemadam kebakaran otomatis, selama 24 jam penuh.

"Kerja sama strategis ini bukan sekadar aktivitas impor atau perdagangan produk biasa, melainkan sebuah transfer teknologi tingkat tinggi secara menyeluruh. Langkah ini sekaligus menjadi pembuka jalan bagi era baru mobilitas bersih yang membebaskan masyarakat dari kecemasan jarak tempuh (range anxiety)." Perwakilan Manajemen PT NQI, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Dalam waktu dekat, proyek joint venture ini ditargetkan untuk segera memasuki fase konstruksi fisik (groundbreaking) di Indonesia demi mempercepat adopsi kendaraan listrik dan energi surya secara masif.



(asj/asj)






Hide Ads