Dalam game ini pemain akan berperan sebagai sosok wanita muda bernama Scarlett. Tidak hanya mahir menggunakan pedang, Scarlett juga memiliki beberapa ilmu sihir.
Karena merupakan jenis game RPG, Venetica memiliki beberapa fitur standar seperti, penambahan experience, skill, armor ataupun pilihan dialog interaktif yang sederhana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum lama dirilis, namun game ini memiliki kualitas grafis yang terkesan jadul. Memang, beberapa elemen seperti tebing jurang ataupun aliran sungai terlihat baik, namun hal itu tidak berlaku untuk detail para karakter.
Karakter utama misalnya, Scarlet. Wanita ini seharusnya tampil baik dengan konsep pertarungan yang direncanakan. Namun yang ada justru sebaliknya, meski digenjot hingga resolusi 1920 X 1080 pixel game ini masih terlihat kurang detail.
Selain penampilan karakter yang minim tekstur, animasi pertempuran pun terlihat kaku dan sangat membosankan. Pemain akan menjumpai pertempuran dengan gerakan yang selalu sama.
Pengalaman serupa pun bakal dijumpai pada sekeliling lingkungan yang dilewati. Memang, beberapa elemen tertentu terlihat baik namun tidak pada sebagian besar dunia dalam Venetica.
Untuk gambar latar misalnya, memainkan game ini mengingatkan detikINET akan era game 10 tahun silam yang masih menggunakan tampilan 2D untuk gambar latarnya. Hal yang patut disayangkan memang, terlebih lagi game ini sudah mendukung PhysX.
Hanya ada Fitur Standar RPG
Venetica mengadopsi jenis permainan RPG, yang artinya pemain harus merintis dari awal untuk mendapatkan kekuatan yang maksimal ataupun mendapatkan item tertentu.
Awalnya pemain hanya memiliki sebilah pedang dan menggunakan pakaian tidur yang sudah compang-camping. Kemudian untuk melanjutakn misi, pemain harus mengganti pakaian ataupun senjata yang lebih baik.
Untuk mendapatkan hal itu, pemain bisa dengan berkeliling dan berbicara dengan warga ataupun dengan melakukan pembelian. Namun sayang, karena minimnya dialog upaya yang dilakukan malah membosankan.
Meski meberikan pilihan dialog, namun masih terlihat sangat minim dan efeknya tidak terasa dalam permainan. Bahkan hal itu makin diperparah dengan ucapan para Non-Playable Character (NPC) yang selalu sama.
Kisah cinta Scarlett dengan sang kekasih pun kurang mendapatkan tekanan, pemain hanya disuguhkan secuil kisah mereka yang diakhirnya dengan kematian sang pujaan hati Scarlett.
Kualitas Suara yang Minim
Memang dalam dunia Venetica pemain akan menjumpai beragam mahluk fiksi yang cukup menyeramkan. Tidak hanya itu, koleksi jumlah binatang dalam game ini pun cukup lengkap.
Kesemuanya tersaji bersama kualitas suara yang baik, namun tidak cukup baik untuk memberikan kesan 'hidup' pada masing-masing karakter.
Tapi hal yang paling disayangkan adalah, ketika sedang terjadi pertempuran yang sengit dengan beberapa pembunuh. Desingan logam pedang yang sedang beradu, terdengar sangat sederhana sekali tanpa banyak variasi.
Memang Venetica menawarkan konsep permainan yang cukup menjanjikan. Tapi sayang, game garapan Deck13 Interactive ini tidak tampil dengan maksimal.
Malah jika dibandingkan dengan game RPG terkini, hampir tidak ada elemen yang cukup mengesankan dalam game ini. Baik dari alur cerita, grafis, hingga tatanan suara terasa sangat minim.
Kelebihan:
+ Banyak karakter yang unik
+ Kental dengan suasana abad ke-16
Kekurangan:
- Minim tekstur
- Alur cerita kurang menarik
- Dialog interaktif yang terbatas
- Animasi yang terkesan jadul
Dalam mereview game ini, detikINET menggunakan sistem berbasis: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Digital Alliance GTX 275, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, ASUS VH226 dan sistem operasi Windows 7
(eno/wsh)