Chip Langka Bikin Mirrorless Sony Ini Disetop Penjualannya

Chip Langka Bikin Mirrorless Sony Ini Disetop Penjualannya

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 08 Des 2021 18:46 WIB
Mirrorless Sony
Ilustrasi Mirrorless Sony. Foto: Dok. Sony
Jakarta -

Dampak kelangkaan chip juga berdampak pada produksi kamera mirrorless, termasuk Sony, yang menyetop penjualan salah satu seri kameranya.

Kamera yang dimaksud adalah ZV-E10, kamera mirrorless yang ditujukan untuk vlogging dan baru dirilis pada Agustus lalu, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (8/12/2021).

Sony mengumumkan hal ini pada postingan di situsnya, yang menyebut mereka tak lagi menjual ZV-E10 baik lewat tokonya maupun lewat distributornya untuk sementara waktu.

"Berkenaan dengan produk pencitraan digital, ketersediaan komponen saat ini tertunda sebagai dampak dari kelangkaan semikonduktor secara global," tulis Sony di situsnya.

ZV-E10 bukan satu-satunya produk Sony yang disetop sementara penjualannya. Pada November lalu Sony menyetop penjualan A7 II, A6400, dan A1600. Juga aksesoris seperti mikrofon shotgun ECM-B1M, dan camcorder PXW-Z190.

Sebelumnya Sony pun berhenti menjual Camcorder HDR-CX680 pada April, dan mirrorless A9 juga mulai menghilang di beberapa peritel, sama nasibnya seperti A7R II keluaran 6 tahun lalu yang juga menghilang stoknya.

Nasib Sony ini pada dasarnya sama seperti banyak pabrikan lain, yaitu tak bisa memproduksi barang yang mencukupi permintaan pasar karena pasokan chip yang tak memadai.

Pabrikan kamera lain pun ikut terdampak kelangkaan chip ini, contohnya Nikon yang berhenti menyertakan adapter EH-7P AC di penjualan Z7 dan Z7 II karena kekurangan komponen, lalu EOS R3 yang baru dirilis Canon juga pengapalannya tertunda hampir setengah tahun, juga Fujifilm X-S10 yang pengapalannya tertunda.

Kelangkaan chip ini berdampak pada banyak industri, utamanya industri ponsel karena ketersediaan banyak chip yang dipakai di ponsel terbatas. Industri otomotif pun terdampak karena hal yang sama.



Simak Video "UMKM Yogyakarta Sukses Jangkau Pasar Se-Indonesia Berkat Digitalisasi"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/rns)