Canon dan Sony Pimpin Pasar Kamera Digital Selama 2020

Canon dan Sony Pimpin Pasar Kamera Digital Selama 2020

Enche Tjin - detikInet
Jumat, 13 Agu 2021 20:12 WIB
Ilustrasi kamera fotografer
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Pasar kamera digital global memang turun karena pandemi Corona. Namun sepanjang tahun 2020, Canon dan Sony merajainya.

Baru-baru ini, Nikkei menerbitkan pangsa pasar kamera digital di tahun 2020. Secara umum, pasar kamera turun 40,3% dari tahun sebelumnya yang diakibatkan oleh pandemi dan persaingan dengan kamera ponsel.

Di tahun 2020, Canon dan Sony mendominasi dengan 47,9% dan 22,1%. Sementara itu, Nikon turun -4,9% ke 13,7%. Fujifilm dan Panasonic tidak banyak berubah dari tahun-tahun sebelumnya yaitu 5,6% dan 4,4%.

Peningkatan pangsa pasar Canon di tahun 2020 karena penjualan kamera digital pemula yang terjangkau seperti Canon EOS M50. Selain itu, kesuksesan dua kamera mirrorless profesional Canon EOS R6 dan R5 yang diluncurkan tahun itu juga turut berperan.

Di masa pandemi, Canon cukup tanggap dalam mengembangkan software EOS Utility yang memungkinkan sebagian besar kameranya untuk bisa berfungsi sebagai kamera web untuk online meeting.

Di tahun 2020, content creator semakin aktif membuat konten video karena sebagian besar orang terkunci di rumah dan banyak mengkonsumsi konten video via media sosial seperti Youtube, IGTV, Tiktok dan sebagainya. Sony berhasil meningkatkan pangsa pasarnya karena merilis tiga kamera foto yang lebih fokus untuk perekaman video yaitu Sony A7C, A7S III dan kamera compact Sony Z-V1.

Pasar Kamera Digital 2020Pasar Kamera Digital 2020 Foto: (Nikkei)

Pangsa pasar Nikon menurun karena di tahun 2020 hanya merilis kamera full frame dengan harga di atas Rp 20 juta antara lain Nikon D780, Z5, Z6II dan Z7II. Alasan lain yaitu penjualan kamera DSLR pemula yang biasanya menjadi andalan Nikon semakin berkurang seiring dengan migrasi fotografer ke sistem kamera mirrorless.

Fujifilm cukup aktif di tahun 2020 dengan merilis beberapa pilihan kamera mirrorless dengan harga Rp 10-20 juta yaitu Fujifilm X-T4, X-S10, X-T200 dan X100V. Pangsa Fujifilm cukup stabil dan sedikit meningkat.

Sedangkan Panasonic merilis beberapa kamera dengan fokus ke video seperti Lumix G100, BGH1 dan kamera full frame hybrid Lumix S5. Pangsa pasar kamera Panasonic sedikit menurun di tahun 2020.

Di tahun 2021, menurut CIPA, pengapalan kamera digital di tahun 2021 meningkat. Namun ini masih jauh dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi.



Simak Video "Positif Corona, Sony 'J-rocks' Ingatkan Semua Patuh 3M"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)