Hasilnya? Tidak mengecewakan. Kamera berkekuatan 18megapiksel itu sukses merekam kekayaan visual Indonesia dengan detail dan mampu menampilkan sisi lain Nusantara secara jeli. Dari kehidupan nelayan di Ambon dan Jayapura hingga petani Sibolga Sumatera Utara.
Lalu, dari ribuan frame foto yang dijepret Samsung NX1, beberapa karya terbaik dipilih dan dicetak menjadi buku fotografi #iniNegriku - A Visual Journey. Sebelumnya, karya-karya tersebut ikut disebarluaskan lewat jejaring media sosial seperti Instagram dan twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bangga Samsung NX1 menjadi bagian dalam merealisasikan keindahan Indonesia dalam narasi visual," imbuh Vebbyna dalam peluncuran buku #iniNegriku di Galeri Indonesia Kaya, tadi malam di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (13/1/2016).
Bagi para fotografer, menjepret dengan mirrorless NX1 tidak kehilangan karakter meski sehari-hari mereka menggunakan kamera DSLR profesional. Bahkan mereka betul-betul memanfaatkan kelebihan fitur mirrorless dan tidak kerepotan dengan bobot kamera yang ringan dan ringkas.
"Bisa langsung upload, tidak berat dan lincah," kata fotografer EPA Mast Irham, salah satu fotografer yang terlibat dalam pembuatan buku setebal 180 halaman tersebut dalam sejumlah testimoni di media sosial.
Selain Mast Irham, para fotografer yang menjadi saksi performa NX1 yakni Ahmad Zamroni (Forbes Indonesia), Beawiharta (Reuters), Dita Alangkara (Associated Press), Eddy Purnomo (freelance), Peksi Cahyo (bola.com), Prasetyo Utomo (antara) Sumaryanto Bronto (MI) dan Yuniadhi Agung (Kompas).
Mereka menjelajah 10 destinasi yakni Sibolga (Sumut), Ternate (Maluku Utara), Tambulaka, Labuan Bajo, dan Waerebo (NTT), Berau (Kaltim), Putusibu (Kabar), Banyuwangi (Jatim), Saumlaki (Ambon) dan Sorong (Papua).
Jadi, masih ragu dengan kemampuan mirrorless?
(Ari/rou)