Mantan pemain profesional Dota 2, Henrik Ahnberg alias AdmiralBulldog, menjual salah satu koleksinya yang paling memorabilia di esports. Legenda tim Alliance ini mengonfirmasi telah menjual cincin juara The International 2013 di eBay.
"Setiap tim mendapatkan cincin karena memenangkan The International. Jika Anda menginginkan sepotong sejarah, inilah cincin dari final epik Na'Vi vs Alliance," tulis AdmiralBulldog dalam deskripsi barang tersebut, dilansir Dot Esports, Sabtu (10/1/2026).
Diketahui kalau cincin ini dibanderol dengan harga yang cukup fantastis. Cincin ini dilelang dengan harga awal USD 70 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lelang tersebut sudah diselenggarakan sejak 3 Januari 2026, dan akan berakhir pada sore menjelang malam hari ini, Sabtu, 10 Januari 2026. Jika ada orang yang minat untuk langsung meminang cincin tersebut tanpa perlu ikut lelang, dapat memboyongnya dengan harga USD 99 ribu atau sekitar Rp 1,6 miliar.
AdmiralBulldog meraih cincin juara setelah kemenangan bersejarah tim Alliance di TI3. Dalam final yang mendebarkan, tim kuat Swedia itu mengalahkan Natus Vincere (Na'Vi) di game kelima, yang menjadi salah satu momen paling ikonik dalam kompetisi Dota 2.
Lantas, mengapa AdmiralBulldog menjual benda paling bersejarah yang pernah ia peroleh di skena kompetitif Dota 2? Beberapa penggemar pun berspekulasi bahwa mantan pro player yang sekarang menjadi streamer ini sedang mengalami kesulitan keuangan.
Namun ada pihak lain yang memiliki pandangan berbeda. Bagi mereka, keuangan AdmiralBulldog baik-baik saja, bahkan terus memperoleh pendapatan besar. Mereka menyatakan kalau legenda Dota 2 ini termasuk dalam satu persen orang berpenghasilan tinggi di Swedia.
Menjawab rasa penasaran tersebut, AdmiralBulldog juga mengonfirmasi bahwa keputusannya menjual cincin juara TI3 bukan karena sedang butuh uang. Ia memang sudah lama ingin menjualanya.
"Alasan menjualnya bukan karena alasan khusus, bukan karena putus asa. Saya sudah lama mempertimbangkan untuk menjualnya, baru sekarang saya melakukannya. Saya hanya percaya bahwa cincin ini memiliki nilai moneter yang lebih tinggi daripada nilai sentimentalnya," ujarnya.
(hps/hps)