Kamera entry level dengan fitur standar perlahan tergantikan dengan smartphone. Karenanya, produsen kamera tak terkecuali Canon, harus memutar otak agar kamera saku dapat lebih naik kelas sehingga tak ditinggalkan.
"Karena kamera ponsel sudah semakin canggih, makanya produsen kamera mulai swicthing ke arah itu. Jadi perkembangannya fokus ke fungsi-fungsi kamera yang tidak diakomodasi oleh smartphone," kata Division Manager Image Communication Product Division Datascrip Sintra Wong di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).
Canon PowerShot G3 X yang baru dirilis, berupaya menyajikan kepraktisan dan kemudahan memotret jarak jauh dengan hasil gambar tajam dan berkualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakannya kamera saku dengan highlight zoom panjang ini cocok untuk semua level pengguna. Fungsi Zoom Framing Assist Auto pada PowerShot G3 X dikaim akan secara otomatis mendeteksi perubahan ukuran, jarak, serta banyaknya wajah subjek dalam frame dan mengatur jarak zoom untuk mendapatkan framing optimal.
Sektor lensa jadi andalan lain dari Powershot G3 X. Kamera ini dibekali lensa dengan kemampuan zoom optical hingga 25x, setara dengan lensa 24-600mm pada kamera full frame.
Bagian lensanya juga sudah dilengkapi cincin putar yang bisa diatur untuk mengatur fokus secara manual atau bisa diatur melakukan pengaturan kamera.
Sejumlah fitur khusus film seperti Dynamic IS juga memberi terobosan bagi PowerShot G3 X dalam perekaman film di segmen kamera saku. Dynamic IS efektif mengoreksi lima poros pergerakan, termasuk rotasi vertikal dan horisontal yang timbul dari guncangan yang cepat dan kuat saat sedang merekam video sehingga hasil rekaman terlihat stabil dan nyaman ditonton.
Bagi pengguna yang berjiwa artistik, hadir pula fungsi story highlight di PowerShot G3 X di mana pengguna dapat dengan mudah menggabungkan klip rekaman mereka dari hasil foto dan video yang sebelumnya diambil menggunakan Hybrid Auto Mode.
Sebagai tambahan, pengguna dapat memilih salah satu dari tiga pilihan musik latar untuk klip rekaman yang dibuat. PowerShot G3 X juga menyediakan fitur rekaman video klip pendek berdurasi 4-6 detik serta pilihan efek slow-motion, fast-motion, atau action replay. Pengguna dapat mengontrol suara, bukaan, dan kecepatan ISO yang diinginkan pada mode manual movie.
Tak kalah penting, PowerShot G3 X juga menawarkan kemudahan berbagi foto ke perangkat ponsel atau tablet maupun ke jejaring sosial karena telah dibekali teknologi Wi-Fi dan Near Field Communication (NFC).
Fitur canggih lainnya saat terkoneksi ke perangkat pintar adalah Remote Shooting. Dengan Remote Shooting, pengguna dapat mengoperasikan PowerShot G3 X dari kejauhan lewat perangkat pintarnya.
PowerShot G3 X akan mulai dipasarkan Oktober. Soal harga, PT Datascrip selaku distributor resmi produk digital Canon di Indonesia memasarkannya dengan banderol Rp 11,5 juta.
(rns/ash)