Lalu di bulan April 2014, Sony memamerkan teknologi sensor CMOS melengkung ciptaannya dalam sebuah simposium yang digelar di Hawaii, Amerika Serikat.
Meski detail spesifikasi dari sensor tersebut masih belum jelas, namun ternyata sensor tersebut benar-benar ada dan dapat digunakan. Itu karena baru-baru ini Nikkei mempublikasikan sebuah gambar yang direkam menggunakan sensor melengkung itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Sony mengklaim bahwa sensitivitas cahayanya 1,4 kali lebih tinggi di bagian tengah, dan 2 kali di bagian sudutnya, jika dibanding dengan sensor konvensional.
Namun sensor melengkung ini mempunyai sebuah kekurangan. Seperti yang dikatakan oleh pihak Sony, sangat sulit untuk mendesain lensa zoom yang kompatibel dengan sensor melengkung ini.
Maka dari itu, kamera pertama yang kemungkinan akan menggunakan sensor ini adalah kamera dengan sistem lensa fix, seperti Sony RX 1.
(ash/ash)