Berbicara mengenai DSLR, memang sulit untuk lepas dari nama besar dua produsen kamera raksasa yang sama-sama dari Jepang -- Canon dan Nikon. Di sisi lain, Casio pun tak urung mengakui ketenaran yang dimiliki dua produsen ini dimana membawa pengaruh pada strategi bisnis mereka.
"Kalau di kategori DSLR kan ada Canon dan Nikon. Selain dua ini, tidak ada yang berhasil di situ, jadi percuma kita terjun ke sana," demikian ujar Koichi Matsuzaki, Manager Sales Casio dalam sebuah sesi wawancara khusus di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk market share kamera compact Casio di Indonesia sendiri, pihaknya mengklaim bahwa dibandingkan negara Asia lain, Indonesia termasuk unggul.
Mencatut survei dari GFK, Gunawan selaku General Manager Digital Camera PT. Kasindo Graha Kencana, mengatakan bahwa market share kamera compact mereka di Tanah Air mencapai 11%. Mereka menargetkan, tahun ini pangsa pasar tersebut bisa naik hingga 15%.
Keseriusan Casio di tengah ceruk kamera compact yang sudah ramai, dibuktikan dengan perilisan 4 kamera kompak entry level anyar. Seri EX-J10, EX-N1, EX-N10 dan EX-N20 digelontorkan dengan harga kurang dari Rp 2 juta.
Keempat produk barunya tersebut menjadikan desain sebagai faktor utama untuk bisa mencuri perhatian penggiat foto, terutama kalangan wanita muda yang fashionable.
(sha/ash)