Dilaporkan, Google+ menjadi favorit bagi para fotografer. Selain dipakai untuk hang out dan chat, situs pertemanan ini juga dipakai untuk sharing karya.
Bahkan, beberapa fotografer memunculkan ide yang menarik, yakni membukukan karya-karya jepretan mereka itu. Tak hanya sebatas menjadikannya sebagai buku, mereka juga beramal melalui aksinya itu, yakni dengan cara menyumbangkan hasil penjualan buku ke sebuah yayasan yang dipilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan fotografer diketahui berandil dalam proyek itu. Mereka menawarkan fotonya secara cuma-cuma. "Saat ada tawaran untuk berkontribusi, sebanyak 520 fotografer dari seluruh penjuru dunia merespon dan setuju untuk mendonasikan karya mereka," demikian pernyataan pencetus proyek ini dalam situs resmi mereka.
Kira-kira berapa harga buku hasil kolaborasi itu? Untuk versi cetak yang limited, ia dibanderol USD 200 atau sekitar Rp 1,8 juta.
(sha/rou)